Tawuran Pelajar
Puluhan Pelajar Diamankan dan Ditilang Polisi Pondok Aren, Diduga Hendak Tawuran
pihaknya melakukan tilang karena anak-anak tersebut tak menggunakan kelengkapan dan tak memiliki surat berkendara
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PONDOK AREN - Puluhan pelajar diamankan Polsek Pondok Aren saat hendak akan tawuran.
Kepada para pelajar yang ke semuanya berkendar roda dua itu, dilakukan penilangan saat melintas di Parigi Baru, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Jumat (16/2/2024).
Diketahui, Polsek Pondok Aren mengamankan 22 pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang diduga akan melakukan tawuran.
Saat dikonfirmasi Ketua Polsek Pondok Aren, Bambang Askar Sodiq mengungkapkan jika pihaknya telah melakukan tilang kepada beberapa pelajar.
Baca juga: Erick Thohir Cerita Jadi Dirut Republika Grup Diusia 30 Tahun, Pimpin Rapat Tak Pernah Didengar
"Ada beberapa yang ditilang," ucap Bambang saat dikonfirmasi Wartakotalive.com Sabtu (17/2/2024).
Bukan tanpa sebab, pihaknya melakukan tilang karena anak-anak tersebut tak menggunakan kelengkapan dan tak memiliki surat berkendara.
"Kalau mereka naik motor tanpa ada surat dan kelengkapan yah ditilang," imbuhnya.
Pihaknya juga meminta untuk mengganti knalpot yang tak standar, dan menghancurkan sendiri knalpot Bronk yang digunakan pelajar tersebut.
Baca juga: Pemungutan Suara Susulan di Kota Tangerang Diubah Jadi Hari Minggu
"Kalau knalpotnya tidak standar agar diganti dengan standar atas kesadaran mereka sendiri dan kenalpot bronk dihancurkan sendiri," kata Bambang.
Lebih lanjut, Bambang menegaskan jika pihaknya lebih memilih untuk mengutamakan sistem mencegahan dibandingkan menangkap.
Oleh karena itu, pihaknya berupaya untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan seperti tawuran antar pelajar.
"Konsep kami adalah selalu kedepankan pencegahan, bukan konsep tangkap tangkap tangkap tapi harus cegah, cegah, cegah," pungkasnya.
Baca juga: Tuntaskan Janji Kampanye, Wakil Wali Kota Depok Akan Tuntaskan Pembangunan Posyandu di Tiap RW
Sebelumnya, Bambang mengungkapkan jika pengamanan berawal dari laporan masyarakat yang curiga melihat para pelajar yang berkumpul di kawasan Pondok Aren.
Sampai akhirnya para pelajar yang masih menggunakan seragam sekolah itu diamankan dan dibawa ke Polsek Pondok Aren.
Bambang menyebut jika tawuran pelajar itu dipicu karena para muda-mudi itu sempat kumpul - kumpul atau nongkrong usai terlambat datang ke sekolah.
Baca juga: Cegah Kasus Stunting, Puskesmas Abadi Jaya Depok Beri Ribuan Balita Vitamin A
“Nongkrong di suatu tempat, memicu pelajar lain untuk melakukan tawuran,” tutupnya.
Sebagai saksinya, para pelajar sudah dikembalikan kepada orangtua dan sekolah.(m30)
| Erick Thohir Cerita Jadi Dirut Republika Grup Diusia 30 Tahun, Pimpin Rapat Tak Pernah Didengar |
|
|---|
| Harga Beras Naik, Kali Ini Terparah Sejak Era Presiden Jokowi |
|
|---|
| PKS Depok Raih Suara Tertinggi di Pemilu 2024, Imam Budi Hartono: Bersyukur Masih Dipercaya Warga |
|
|---|
| Tuntaskan Janji Kampanye, Wakil Wali Kota Depok Akan Tuntaskan Pembangunan Posyandu di Tiap RW |
|
|---|
| Tingkatkan Pembangunan Fasilitas Publik, Imam Budi Hartono: Harus Ramah Disabilitas dan Lansia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Polsek-pondok-aren-tilang-pelajar-tawuran.jpg)