Kamis, 7 Mei 2026

Tawuran Pelajar

Puluhan Pelajar Diamankan dan Ditilang Polisi Pondok Aren, Diduga Hendak Tawuran

pihaknya melakukan tilang karena anak-anak tersebut tak menggunakan kelengkapan dan tak memiliki surat berkendara

Tayang:
Warta Kota/Ikhwana Mutual Mico
Polsek Pondok Aren melakukan tilang kepada puluhan pelajar yang diamankan karena diduga akan melakukan tawuran 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PONDOK AREN - Puluhan pelajar diamankan Polsek Pondok Aren saat hendak akan tawuran.

Kepada para pelajar yang ke semuanya berkendar roda dua itu, dilakukan penilangan saat melintas di Parigi Baru, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Jumat (16/2/2024).

Diketahui, Polsek Pondok Aren mengamankan 22 pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang diduga akan melakukan tawuran.

Saat dikonfirmasi Ketua Polsek Pondok Aren, Bambang Askar Sodiq mengungkapkan jika pihaknya telah melakukan tilang kepada beberapa pelajar.

Baca juga: Erick Thohir Cerita Jadi Dirut Republika Grup Diusia 30 Tahun, Pimpin Rapat Tak Pernah Didengar

"Ada beberapa yang ditilang," ucap Bambang saat dikonfirmasi Wartakotalive.com Sabtu (17/2/2024).

Bukan tanpa sebab, pihaknya melakukan tilang karena anak-anak tersebut tak menggunakan kelengkapan dan tak memiliki surat berkendara.

"Kalau mereka naik motor tanpa ada surat dan kelengkapan yah ditilang," imbuhnya.

Pihaknya juga meminta untuk mengganti knalpot yang tak standar, dan menghancurkan sendiri knalpot Bronk yang digunakan pelajar tersebut.

Baca juga: Pemungutan Suara Susulan di Kota Tangerang Diubah Jadi Hari Minggu

"Kalau knalpotnya tidak standar agar diganti dengan standar atas kesadaran mereka sendiri dan kenalpot bronk dihancurkan sendiri," kata Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menegaskan jika pihaknya lebih memilih untuk mengutamakan sistem mencegahan dibandingkan menangkap.

Oleh karena itu, pihaknya berupaya untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan seperti tawuran antar pelajar.

"Konsep kami adalah selalu kedepankan pencegahan, bukan konsep tangkap tangkap tangkap tapi harus cegah, cegah, cegah," pungkasnya.

Baca juga: Tuntaskan Janji Kampanye, Wakil Wali Kota Depok Akan Tuntaskan Pembangunan Posyandu di Tiap RW

Sebelumnya, Bambang mengungkapkan jika pengamanan berawal dari laporan masyarakat yang curiga melihat para pelajar yang berkumpul di kawasan Pondok Aren.

Sampai akhirnya para pelajar yang masih menggunakan seragam sekolah itu diamankan dan dibawa ke Polsek Pondok Aren.

Bambang menyebut jika tawuran pelajar itu dipicu karena para muda-mudi itu sempat kumpul - kumpul atau nongkrong usai terlambat datang ke sekolah.

Baca juga: Cegah Kasus Stunting, Puskesmas Abadi Jaya Depok Beri Ribuan Balita Vitamin A

“Nongkrong di suatu tempat, memicu pelajar lain untuk melakukan tawuran,” tutupnya.

Sebagai saksinya, para pelajar sudah dikembalikan kepada orangtua dan sekolah.(m30)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved