Depok Hari Ini
Tekan Tingkat Pengangguran, Imam Budi Hartono Minta Pengusaha Utamakan Tenaga Kerja Warga Depok
Imam meminta kepada pemilik perusahaan atau lembaga yang beroperasi di Depok agar mengutamakan tenaga kerja yang ber-KTP dan Kartu Keluarga (KK) Depok
Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com Hironimus Rama
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Angka pengangguran terbuka di Kota Depok mengalami penurunan dari 9 persen dan menjadi 7 persen.
Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono di Depok, Rabu (1/11/2023).
“Alhamdulillah, saat ini tingkat pengangguran sudah mengalami penurunan kembali," ujarnya.
Untuk menekan tingkat pengangguran, Imam meminta kepada pemilik perusahaan atau lembaga yang beroperasi di Depok agar mengutamakan tenaga kerja yang ber-KTP dan Kartu Keluarga (KK) Depok.
"Kami ingatkan kepada pemilik usaha untuk mencari tenaga kerja lokal asal Kota Depok untuk menurunkan angka pengangguran,” ucapnya.
Baca juga: Turunkan Angka Pengangguran, Ini Upaya Dinas Tenaga Kerja Kota Depok
Politisi PKS ini berharap perusahaan di Kota Depok terus menjalin sinergi dengan Disnaker saat melakukan perekrutan tenaga kerja.
“Sinergi dan kerjasama antara pemerintah dengan perusahaan harus terus terjalin agar tidak ada lagi pengangguran di Kota Depok” tutur Imam.
Tak hanya itu, Pemkot Depok juga memberi kesempatan bagi warga Depok yang ingin bekerja ke Jepang.
Warga bisa menghubungi dan mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Depok.
“Kami ingin jumlah atau kuota warga Depok yang bekerja di Depok dinaikan, jangan hanya 10. Kalau bisa ya dinaikkan,” ungkap Imam.
Baca juga: Sekda Supian Suri, Pemkot Depok Akan Siapkan Tenaga Kerja yang Terampil dan Punya Keahlian
Kepala Disnaker Kota Depok, Sidik Mulyono mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk peningkatan kompetensi di bidang pelatihan, kegiatan padat karya berkelanjutan, Bursa Kerja Online (BKOL) Depok.
Salah satu program unggulan Dinas Tenaga Kerja Kota Depok dalam menurunkan tingkat pengangguran adalah melalui kegiatan Bursa Kerja Mini (Job Fair) di wilayah Kota Depok pada 30-31 Oktober 2023.
“Jumlah perusahaan yang mengikuti kegiatan Bursa Kerja Mini (Job Fair) sebanyak 20 peserta perusahaan dengan jumlah kebutuhan lowongan kerja yang tersedia sebanyak 2.142 orang,” ujarnya.
Baca juga: Dinas Tenaga Kerja Kota Depok Berharap Punya Balai Latihan Kerja Sendiri
Menurut Sidik, tujuan digelarnya Bursa Kerja 2023 di Pesona Square ini adalah untuk mempertemukan dunia industri dengan calon pekerja secara langsung sehingga daoat menekan angka pengangguran.
"Berdasarkan data BPS 2022, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Depok Tahun 2022 sebanyak 98.430 orang atau 7.82 persen. Semoga dengan Bursa Kerja ini jumlah pengangguran makin menurun pada 2023 ini," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Wakil-Wali-Kota-Depok-Imam-Budi-Hartono-ketiga-dari-kiri-saat-membuka-Bursa-Kerja-2023.jpg)