Depok Hari Ini
Tembok Pembatas Rumah Sakit dengan Pemukiman Warga di Cilodong Depok Roboh, Satu Orang Kritis
Akibat dari musibah tersebut, seorang pemotor ibu-ibu bernama Lana (59) tertimpa reruntuhan material pagar pembatas.
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: murtopo
Laporan wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG - Tembok pembatas Rumah Sakit (RS) Primaya dengan pemukiman warga di RT 01/RW 24 Sidamukti, Sukamaju, Cilodong, Kota Depok roboh pada Selasa (17/10/2023) sore.
Pantauan TribunnewsDepok.com, nampak tembok pembatas tersebut memiliki tinggi sekitar tiga meter dengan panjang 20 meter hingga menutup akses Jalan Adhi Karya.
Akibat dari musibah tersebut, seorang pemotor ibu-ibu bernama Lana (59) tertimpa reruntuhan material pagar pembatas.
Suami korban, Japen menjelaskan, pagar beton pembatas tersebut roboh saat istrinya lewat menaiki sepeda motor.
Baca juga: Cerita Pilu di Depok, Adik Adnan Korban Tembok Roboh Menangis di Depan Keranda Mayat
"Istri saya mau lewat pas sampai di tembok rumah sakit roboh, karena mungkin udah roboh udah gitu ada juga angin besar kencang ketiban lah istri saya ketiban tembok nih," kata Japen di lokasi.
"Jadi posisinya ketiban motor dulu baru kena istri saya," sambungnya.
Menurut Japen, istrinya sempat mengalami krisis akibat tertimpa reruntuhan material beton hingga harus dilarikan ke UGD RS Primaya.
"Tadi memang rada kritis sekarang sudah membaik pihak rumah sakit menangani," ungkapnya.
Baca juga: Tragedi Tembok Roboh, Tetangga di Depok Kenang Adnan Efendi Sebagai Anak yang Periang
Japen menambahkan, istrinya mengalami luka pada bagian jidat, hidup hingga dari mulutnya keluar darah.
"Lukanya di bagian jidat sini benjol sama hidung sama mulut mengeluarkan darah sama bahunya mungkin kekilir sedikit udah itu aja," ujarnya.
Saat ini, warga sekitar sedang bergotong royong membersihkan puing-puing material beton yang menutupi akses jalan. (m38)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/pagar-pembatas-RS-Primaya-dengan-Pemukiman-Warga-di-Cilodongroboh.jpg)