Selasa, 21 April 2026

Bayi di Bogor Tertukar

Terima Curhat Ibu Bayi Tertukar, Polres Bogor Segera Panggil Pihak Rumah Sakit Sentosa Bogor

Ibu yang merasa anaknya tertukar sudah berusaha mendatangi Rumah Sakit Sentosa di Kemang, Bogor, untuk mengadukan persoalan ini.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
Siti Mauliah, ibu yang menjadi korban bayi tertukar (kedua dari kiri) dan kuasa hukumnya Rusdy Ridho (pegang mic) dalam konferensi pers di Mapolres Bogor , Cibinong, Jumat (11/8/2023). 

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Kasus tertukarnya bayi selama setahun di Bogor menggemparkan publik pada pekan ini.

Kasus ini pun menjadi viral, baik di media sosial maupun media arus utama.

Siti Mauliah, ibu yang menjadi korban, telah melaporkan kasus bayi tertukar ini ke Polres Bogor.

Polisi mengaku telah menerima laporan dari wanita asal Ciseeng, Kabupaten Bogor ini.

"Polres Bogor telah menerima pelapor dan telah menerima audiensi terkait tertukarnya bayi di wilayah Ciseeng, Kabupaten Bogor," kata Wakapolres Bogor Kompol Fitra Zuanda, Jumat (11/8/2023).

Baca juga: Bayi Tertukar di Bogor, Begini Kronologis Awal Kecurigaan Siti Mauliah Setahun Lalu

Fitra berjanji akan menindaklanjuti peristiwa tersebut sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Tadi kita sudah menerima pihak ibu yang anaknya tertukar saat audensi. Kami telah  mendengarkan cerita dan harapan-harapan dari ibu yang anaknya tertukar tersebut," paparnya.

Fitra memastikan Polres Bogor akan melayani secara profesional laporan ini tanpa mengenyampingkan prosedur.

"Setelah pengaduan diterima, kami akan tangani langsung melalui unit perlindungan perempuan dan anak (PPA)," jelasnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Yohanes Redhoi Sigiro mengatakan pengaduan ini akan menjadi dasar dalam penyelidikan kasus ini.

Baca juga: Orang Tua Bayi Tertukar di Bogor Enggan Tes DNA, Siti Mauliah Berharap Menemukan Anak Kandungnya

"Dalam penyelidikan nanti, kami akan melakukan langkah-langkah teknis dan taktis hingga peristiwa ini akan menjadi terang benderang," ungkapnya.

Dalam penyelidikan itu, lanjut Sigiro, nanti akan terlihat apakah ada unsur pidana yang terjadi dalam peristiwa atau kejadian ini.

"Dari keterangan sang ibu melalui kuasa hukumnya, kasus ini berawal saat sang ibu baru saja melaksanakan persalinan di sebuah rumah sakit di wilayah Bogor," bebernya.

Sesaat setelah dilakukan persalinan, sang ibu sudah merasa anaknya diduga tertukar.

Baca juga: Bayi Tertukar di Bogor, Siti Mauliah Mencari Jawaban dengan Melakukan Tes DNA

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved