Kamis, 4 Juni 2026

Berita Jakarta

Warga Manfaatkan Kulit Hewan Kurban, Dijual ke Pengepul di Sepanjang Trotoar KH Mas Mansyur

Di sepanjang trotoar Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, ramai pedagang yang membuka lapak dan menerima penjualan kulit hewan kurban.

Tayang:
Editor: murtopo
Warta Kota/Nuri Yatul Hikmah
Warga menjual kulit hewan kurban kepada pengepul dengan harga Rp 5 ribu - Rp 15 ribu di Jalan KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Nuri Yatul Hikmah

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, TANAH ABANG — Usai melakukan pemotongan hewan kurban baik sapi maupun kambing, kerap kali masyarakat bingung bagaimana mengolah kulit-kulit hewan tersebut. 

Pasalnya, kulit hewan kurban sulit diolah menjadi makanan apabila tak mengerti caranya. 

Selain itu, jumlah hewan kurban yang banyak dan membludak di setiap masjid membuat warga kesulitan memanfaatkannya. 

Walhasil, tak jarang beberapa warga membuangnya dengan percuma.

Baca juga: PP Muhammadiyah Sebar Daging Kurban ke 43 Titik di Jabodetabek, Termasuk dari Jokowi dan Maruf Amin

Kendati begitu, di sepanjang trotoar Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, ramai pedagang yang membuka lapak dan menerima penjualan kulit hewan kurban baik sapi maupun kambing dalam jumlah banyak.

Mereka juga berani membayar Rp 5 ribu sampai Rp 15 ribu untuk setiap kilogram kulit hewan kurban kiriman warga. 

Bahkan, kulit-kulit tersebut bisa dijual tanpa perlu dibersihkan terlebih dahulu. 

Salah satu pengepul kulit hewan kurban, Hermansyah (34) mengaku, area sepanjang trotoar KH Mas Mansyur menjadi satu-satunya tempat bagi warga Jakarta yang ingin menjual kulit hewan kurban.

Baca juga: Sapi Seberat 1,2 Ton dari Jokowi dan Maruf Amin Dikirim ke Masjid Istiqlal untuk Disembelih

Menurutnya, kegiatan jual beli kulit hewan tersebut telah ada sejak 70 tahun lalu, dari nenek moyangnya yang dilanjutkan secara turun temurun. 

"Dari mana aja bisa (jual), tadi dari Cengkareng juga ada, memang kalau penjualan kulit bakal ke sini larinya, di tempat lain enggak ada," ujar Herman saat ditemui Wartakotalive.com di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (29/6/2023).

"Kalau sapi per-kilonya Rp 5 ribu, kalau kambing per-lembar Rp 10 ribu, domba Rp 15 ribu," imbuhnya.

Menurutnya, kulit-kulit tersebut nantinya akan dibawa ke daerah Bandung, Jawa Barat untuk diolah menjadi berbagai aksesoris dan barang berharga, seperti tas, jaket, hingga sepatu.

Baca juga: Polri Sumbangkan 9.300 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia, 476 Sapi Diantaranya Milik Kapolri

"Enggak perlu dibersihin (kulitnya). Nanti ke Ciracas terus dibawa ke Bandung untuk buat tas, sepatu, jaket," kata dia.

Herman mengatakan, dalam sehari bos tempatnya mengepul itu bisa menggelontorkan uang ratusan juta rupiah untuk membeli kulit-kulit sapi dan kambing warga Jakarta.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved