Kota Depok
Penyakit Lato-lato Terdetekasi pada Sapi di Kota Depok, Ini Ciri-cirinya
Sapi yang kena virus tersebut, lanjut Dede, terlihat dari munculnya benjolan seperti lato-lato dan bernanah di sekujur tubuhnya.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Laporan wartawan TribunnewsDepok.com Hironimus Rama
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Satu bulan menjelang hari raya Idul Adha 2023, sejumlah sapi di Depok, Jawa Barat, terdeteksi terjangkit penyakit Lumpy Skin Desease (LSD) atau penyakit lato-lato pada sapi.
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok Dede Zuraida saat dihubungi pada Rabu (24/5/2023).
"Masih diobservasi. Belum tahu jumlahnya karena masa inkubasinya lama," kata Dede.
Menurut dia, penyakit LSD disebabkan karena virus dari keluarga Poxviridae.
Baca juga: Jelang Hari Raya Idul Fitri, Harga Daging Sapi di Pasar Parung Melejit Mencapai Rp 150.00O per Kg
"Virus ini menyebar melalui gigitan serangga seperti nyamuk dan lalat," jelasnya.
Sapi yang kena virus tersebut, lanjut Dede, terlihat dari munculnya benjolan seperti lato-lato dan bernanah di sekujur tubuhnya.
"Hingga saat ini belum ada pengobatan khusus terhadap LSD," ucapnya.
Dia menambahkan pengobatan terhadap LSD bersifat symptomatik untuk mengobati gejala klinis yang muncul.
"Pengobatan lainnya bersifat suportif untuk memperbaiki kondisi tubuh ternak terinfeksi," papar Dede.
Baca juga: Harga Daging Sapi di Depok Naik Rp 30.000 Perkilogram, Diprediksi Terus Meningkat Mendekati Lebaran
Dede mengungkapkan penanganan dan pencegahan penyakit LSD pada sapi harus dilakukan vaksinasi secara spesifik.
"Kewaspadaan terhadap LSD harus ditingkatkan dengan memperkuat sistem surveilans deteksi dini penyakit," bebernya
"Lalu memperketat pengawasan lalu lintas hewan dan pengujian dan diagnosis penyakit LSD," imbuh Dede.
Terkait hal ini, pedagang hewan kurban di Depok, mengaku akan meningkatkan pengawasan terhadap penyakit sapi menjelang Idul Adha 1444 H.
Baca juga: Sosok Pak Gimin Pensiunan TNI AD Pemilik Peternakan Sapi Potong Terbesar di Kota Depok
"Kami sudah antisipasi agar sapi yang dijual terhindar dari penyakit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) atau penyakit kulit berbenjol," kata Hendra, pemilik Farm Shogir yang menjual hewan kurban khusus Sapi Bali di Kota Depok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Pedagang-hewan-kurban-sudah-mulai-bermunculan-di-Jalan-Raya-Sawangan.jpg)