Minggu, 12 April 2026

Hari Nasional

Peringati Hari Kebangkitan Nasional, SD Semut-Semut The Natural School Gelar Pentas Seni

Arfi Destianti, pendiri sekaligus Ketua Yayasan Semut Beriring, mengatakan kegiatan pentas seni rutin digelar setiap tahun.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Umar Widodo
TribunnewsDepok/Hironimus Rama
Caption: Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional pada Sabtu (20/3/2023), SD Semut-Semut The Natural School menggelar pentas seni Performa Anak Negeri 2023  di Makara Art Center Universitas Indonesia, Depok.   

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com Hironimus Rama


TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional pada Sabtu (20/3/2023), SD Semut-Semut The Natural School menggelar pentas seni Performa Anak Negeri.


Dengan tema Simfoni Merawat Negeri, pentas Performa Anak Negeri 2023 ini dilaksanakan di Makara Art Center Universitas Indonesia, Depok.


Arfi Destianti, pendiri sekaligus Ketua Yayasan Semut Beriring, mengatakan kegiatan pentas seni rutin digelar setiap tahun.


"Setahun sekali kita melakukan pentas seni yang digelar setiap perayaan hari besar nasional," kata Arfi, Sabtu (20/5/2023).


Dia menjelaskan pentas seni pada momentum hari besar nasional ini menjadi ajang edukasi dan sosialisasi serta memberikan pemahaman kepada anak-anak bagaimana proses perjuangan suatu bangsa.


"Kali ini SD Semut-Semut The Natural School melaksanakan pentas Performa Anak Negeri dalam rangka merayakan Hari Kebangkitan Nasional," ujar Arfi.


Melalui pentas seni ini, lanjut dia, anak-anak diberi kesempatan untuk berekspresi dan mengembangkan potensinya.


"Kami ingin memberikan edukasi bahwa 20 Mei adalah salah satu titik kebangkitan bangsa Indonesia," paparnya.


Arfi menjelaskan kegiatan ini sebelumnya dinamakan Akhirussanah Art Performance. Namun saat ini namanya diganti menjadi Performa Anak Negeri. 


"Kami ingin menanamkan pesan bahwa anak-anak harus mencintai keindonesiaan sehingga ketika lulus dan bertemu dengan orang di luar sana  mereka membawa cerita tentang Indonesia," jelasnya.


Menurut dia, anak-anak zaman sekarang tidak bisa mengumpet dari perkembangan teknologi, digitalisasi dan interaksi dengan dunia luar.


Meskipun demikian, di hati mereka harus ada Indonesia yang swlalu mereka banggakan, rawat dan jaga sampai kapanpun.


"Dalam tagline kami ada kalimat Mencintai Indonesia dan Interaksi Global," tutur Arfi.


Dia menjelaskan kalimat ini mencerminkan bahwa setiap anak harus tanggap terhadap perubahan dunia, tetapi harus bangga terhadap keindonesiaan," tandas Arfi.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved