Depok Hari Ini
Peringati Hari Kebangkitan Nasional, SD Semut-Semut The Natural School Gelar Performa Anak Negeri
anak-anak zaman sekarang tidak bisa bersembunyi dari perkembangan teknologi, digitalisasi dan interaksi dengan dunia luar
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Vini Rizki Amelia
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional pada Sabtu (20/3/2023), SD Semut-Semut The Natural School menggelar pentas seni Performa Anak Negeri.
Dengan tema Simfoni Merawat Negeri, pentas Performa Anak Negeri 2023 ini dilaksanakan di Makara Art Center Universitas Indonesia, Depok.
Arfi Destianti, pendiri sekaligus Ketua Yayasan Semut Beriring mengatakan, kegiatan pentas seni rutin digelar setiap tahun.
"Setahun sekali kita melakukan pentas seni yang digelar setiap perayaan hari besar nasional," kata Arfi, Sabtu (20/5/2023).
Dia menjelaskan pentas seni pada momentum hari besar nasional ini menjadi ajang edukasi dan sosialisasi serta memberikan pemahaman kepada anak-anak bagaimana proses perjuangan suatu bangsa.
"Kali ini SD Semut-Semut The Natural School melaksanakan pentas Performa Anak Negeri dalam rangka merayakan Hari Kebangkitan Nasional," ujar Arfi.
Melalui pentas seni ini, lanjut dia, anak-anak diberi kesempatan untuk berekspresi dan mengembangkan potensinya.
Baca juga: Kawasan Cinere-Limo Depok Tak Baik-baik Saja Rawan Kasus Pencurian Motor, Honda BeAT Incaran Maling
"Kami ingin memberikan edukasi bahwa 20 Mei adalah salah satu titik kebangkitan bangsa Indonesia," paparnya.
Arfi menjelaskan kegiatan ini sebelumnya dinamakan Akhirussanah Art Performance. Namun saat ini namanya diganti menjadi Performa Anak Negeri.
"Kami ingin menanamkan pesan bahwa anak-anak harus mencintai ke-Indonesia-an sehingga ketika lulus dan bertemu dengan orang di luar sana mereka membawa cerita tentang Indonesia," jelasnya.
Baca juga: Partai Gerindra Optimis Hadapi Pemilu 2024, Yeti Wulandari: Kami Yakin 2024 Prabowo Presiden RI
Menurut dia, anak-anak zaman sekarang tidak bisa bersembunyi dari perkembangan teknologi, digitalisasi dan interaksi dengan dunia luar.
Meskipun demikian, di hati mereka harus ada Indonesia yang swlalu mereka banggakan, rawat dan jaga sampai kapanpun.
"Dalam tagline kami ada kalimat Mencintai Indonesia dan Interaksi Global," tutur Arfi.
Dia menjelaskan kalimat ini mencerminkan bahwa setiap anak harus tanggap terhadap perubahan dunia, tetapi harus bangga terhadap keindonesiaan," tandas Arfi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Penampilan-siswa-siswi-SD-Semut-Semut-The-Natural-School-Depok.jpg)