Sabtu, 25 April 2026

Kasus Mutilasi

Ayu Indrawari Korban Mutilasi di Sleman, Meninggalkan Dua Anak Dibawah Umur

Korban sudah dimakamkan di pemakaman Karangkajen, Brontokusuman, Mergangsan, Kota Yogyakarta, Senin (20/3/2023).

Editor: Umar Widodo
Tribunjogja.com/Ahmad Syarifudin
TKP penemuan mayat perempuan dengan kondisi mengenaskan dan dimutilasi di Wisma yang berada didaerah Pakembinangun, Pakem Sleman, saat ini ditutup terpal dan palang kayu. (Tribunjogja.com/Ahmad Syarifudin) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Korban pembunuhan disertai mutilasi di kamar penginapan yang terletak di Pakembinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, mulai terungkap.

Korban diketahui bernama Ayu Indrawari, ibu dari dua orang anak yang masih kecil.

Korban sudah dimakamkan di pemakaman Karangkajen, Brontokusuman, Mergangsan, Kota Yogyakarta, Senin (20/3/2023).

Tampak disana keluarga dan kerabat korban mengantarkan ke peristirahatan terakhir, termasuk anak dan ayah korban, Heri Prasetya.

Pria berusia 64 tahun tampak tak mampu menutupi kesedihannya saat menghantarkan putrinya ke peristirahatan terakhir.

Heri mengaku terakhir bertemu dengan putrinya pada, Sabtu pagi 18 Maret 2023.

"Sabtu pagi sempat masih ketemu, sorenya tak WA sudah enggak aktif (ponselnya)," kata Heri di rumah duka.

Dia menjelaskan, Ayu merupakan salah satu pegawai di Angkasa Pura Yogyakarta. Ia biasa berangkat kerja antara pukul 07.00 hingga 07.30 WIB.

"Kalau Sabtu enggak full (kerjanya). Biasanya untuk pergi kemana kurang tahu senengan e dekne (kesenangan dia) gimana gak tahu, tapi dari dulu dia senengane makannya di warung Pakem, kulineran itu loh, dulu sama temen-temennya di sana," jelasnya.

Heri menjelaskan, Ayu adalah seorang ibu yang bertanggung jawab terhadap anak-anaknya. Ayu meninggalkan dua anak berusia 8 tahun dan 1 tahun.

"Jadi kalau pulang kerja, ya pulang. Paling sama anaknya gojek-gojek (bercanda) anaknya mau minta apa baru keluar lagi," terang dia.

Saat pergi pada Sabtu pagi, Ayu tidak berpamitan kepada Heri hendak pergi ke mana. Ia sempat cemas sebab hingga Sabtu petang pukul 18.00 WIB Ayu tak kunjung pulang ke rumah.

Kecemasan Heri semakin menjadi-jadi sebab tak ada kontak handphone dari teman Ayu yang dapat dihubungi untuk melacak keberadaan Ayu.

"Saya tidak punya nomor hp temannya, karena nomor temannya di hp dia (Ayu) semua," ungkapnya.

Makam Korban Mutilasi Jogja
Ayah dan kedua anak korban mutilasi melakukan tabur bunga diatas makam ibunya di pemakaman Karangkajen, Brontokusuman, Mergangsan, Kota Yogyakarta, Senin (20/3/2023) (Tribunjogja.com/Miftahul Huda)

Tak Terdaftar di PT Angkasa Pura

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Tags
Mutilasi
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved