Kota Bogor
Hujan Deras di Kota Bogor, BPBD Catat Ada 4 Bencana Berupa Tanah Amblas dan Bangunan Roboh
Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor ada 4 bencana yang tersebar di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat.
Penulis: Cahya Nugraha | Editor: murtopo
Laporan wartawan TribunnewsDepok.com, Cahya Nugraha
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR- Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor sejak Kamis pagi (2/3/2023) mengakibatkan beberapa titik wilayah mengalami bencana alam, diantara rumah warga yang roboh dan juga tanah longsor.
Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor ada 4 bencana yang tersebar di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat.
Diantaranya, bangunan ambruk yang berlokasi di Loji, Bogor Barat. Bangunan tersebut ambruk lantaran kondisi bangunan yang memang sudah rapuh terlebih diterpa hujan yang tak kunjung berhenti.
Sementara, masih di Bogor Barat ada lagi bencana alam berupa tanah amblas, tepatnya di Gunung Batu.
Tanah dengan panjang 2,5 meter dan lebar 2,5 meter amblas pada kedalaman 2 Meter akibat hujan dengan intensitas tinggi.
Baca juga: DPRD Kota Bogor Temukan Sarana Pendidikan dan Layanan Publik Tak Layak Pakai
Kondisi tanah yang labil mengakibatkan tanah itu amblas ke dalam, akibatnya mobilitas warga yang biasa melintas di jalan itu menjadi terganggu.
Selanjutnya, di Bogor Selatan ada musibah tanah longsor tepatnya di Rangga Mekar. Tanah dengan tinggi 2 meter dan lebar 2,5 meter tersebut longsor akibat aliran deras pada saluran drianase yang mengikis tanah di wilayah tersebut.
Terakhir, di wilayah Tanahsareal ada atap rumah warga yang ambruk.
Baca juga: BPBD Kabupaten Bogor Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana, Agus Salim Janjikan Penambahan Anggaran
Ketua BPBD Kota Bogor, Theofilo Patrocinio menyampaikan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
"Hanya saja memang ada beberapa kebutuhan mendesak yang amat di perlukan seperti pemasangan terpal di lokasi ambruknya bangunan dan tanah longsor serta perlunya tindaklanjut bagi korban bangunan roboh untuk mendapatkan Hunian Sementara (Huntara)," kata Theo saat dihubungi.
Kendati demikian Theo memastikan bahwa assessment awal sudah dilakukan oleh pihaknya guna mengantisipasi bencana susulan. (M33)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/tanah-longsor-di-kota-bogor-2-3-23.jpg)