Kriminalitas
Pengacara David Minta Mario Dandy Satrio Anak Pejabat Ditjen Pajak yang Aniaya Kliennya Dites Urine
Syahwan mengatakan penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satrio, anak pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo, tak berperikemanusiaan.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - pengacara anak pengurus GP Ansor David bernama M Syahwan Arey meminta agar Mario Dandy Satrio, anak pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo dites urine.
Hal itu dikarenakan aksi penganayaan yang dilakukan Mario Dandy Satrio, anak pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo terhadap David dinilai tidak berprikemanusiaan.
Saat ditemui di RS Mayapada, Setiabudi, Jakarta Selatan Syahwan mengatakan penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satrio, anak pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo, tak berperikemanusiaan.
"Kami sih mau minta untuk dia juga harus tes urine, karena dari cara dia menganiaya terlihat jelas tidak ada rasa kemanusiaan," kata dia.
Baca juga: KPAI Ungkap Kondisi David Korban Penganiayaan Mario Dandy Anak Pejabat Ditjen Pajak
Syahwan menceritakan bahwa sebelum dianiaya, David (17) ternyata sempat disuruh melakukan push up sebanyak 50 kali.
"Dia awalnya minta push up 50 kali, setelah korban hanya mampu 25 kali, dia suruh untuk sikap tobat, nah saat sikap itu dia langsung, ditendang dulu," ujar Syahwan, Jumat (24/2/2023).
Baca juga: Siswa dan Alumni Pangudi Luhur Datangi RS Mayapada untuk Jenguk David Korban Penganiayaan
Setelah itu, penganiayaan terhadap David dilakukan hingga tubuh David yang tergetak tidak bergerak di aspal.
David ditendang, diinjak-injak kepala belakangnya, hingga dipukuli. (m31)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Mario-Dandy-Satriyo-20.jpg)