Limo Depok
Sampah yang Menumpuk di Kali Cabang Barat Kelurahan Krukut Tebalnya Sampai Setengah Meter
Kepala DPUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianty mengatakan sampah harus segera diangkat agar tidak menimbulkan masalah baru.
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, LIMO -- Sampah yang menumpuk di Kali Cabang Barat, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo Kota Depok ketebalannya mencapai setengah meter.
Satu regu Satuan Tugas (Satgas) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok yang berjumlah 10 personel akhirnya diturunkan untukmengangkut sampah di Kali Cabang Barat, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo tersebut pada Kamis (23/2/2023).
Menurut Koordinator Satgas Lapangan Rahmat Syarifudin, pekerjaan dilakukan sejak Selasa (21/02/2023) kemarin, dan tidak ada target penyelesaian. Bahkan beberapa pekan lalu juga telah dilakukan pembersihan di lokasi yang sama.
"Ketebalan sampah bervariasi, antara 30 centimeter (cm) hingga 50 cm. Kendala di lapangan, kalau sampah sudah di kali itu jadi berat (sampahnya). Jadi butuh tenaga lebih untuk mengangkatnya," ujarnya seperti dikutip berita.depok.go.id.
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Citra Indah Yulianty, mengatakan pekerjaan ini dilaksanakan agar sampah tidak menumpuk dan menyebabkan masalah baru.
Baca juga: Depok Darurat Sampah, Edi Sitorus Berharap Pemkot Depok Fokus Pengelolaan Sampah di Lingkungan Warga
“Iya, kami turunkan satu regu Satgas untuk melakukan pengangkatan sampah di Kali Cabang Barat sepanjang 50 meter. Sampah ini terbawa dari hulu menuju hilir dan tersangkut pada sisi yang dangkal,” ujar Kepala DPUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianty, seperti dilansir berita.depok.go.id.
Dikatakannya, sampah harus segera diangkat agar tidak menimbulkan masalah baru, seperti banjir atau luapan air akibat sumbatan sampah.
Selain Satgas, ujar Citra, pihaknya juga menerjunkan satu unit dumptruk untuk mengangkut sampah dan dibawa ke Tempat Penampungan Akhir (TPA) Cipayung.
Baca juga: Imam Budi Hartono Meminta Warga Membuka Bank Sampah di Wilayahnya, Terutama Tingkat RW
“Adapun sampah berbentuk sterofoam, plastik, botol, kayu dan lain sebagainya. Paling dominan sterofoam. Yang sudah-sudah, setelah diangkat, sampah akan ada lagi dan lagi. Terlebih saat musim hujan, dimana sampah mudah sekali terbawa arus,” ungkapnya.
Citra berharap, masyarakat bisa bahu membahu melakukan normalisasi secara swadaya. Terlebih, saat ini memasuki musim penghujan dan rentan akan adanya genangan maupun banjir.
“Kami harap, masyarakat juga turut membantu pemerintah dalam melakukan normalisasi saluran air. Kami juga meminta warga untuk menjaga dan merawat lingkungan,” ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Satgas-DPUPR-Kota-Depok-mengangkat-sampah-di-Kali-Cabang-Barat.jpg)