Depok Hari Ini
Tinggalkan Uang Rp 100 Juta Hingga Viral di Media Sosial, Begini Kronologis Meninggalnya ODGJ Depok
Minah pun kaget dengar berita ini. Pasalnya, sang kakak pergi dalam kondisi baik-baik saja setelah sarapan pagi
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Vini Rizki Amelia
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, LIMO - Warga Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Kota Depok, digegerkan dengan penemuan uang Rp 100 juta dari rumah seorang penderita ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) yang wafat pada Senin (13/2/2023).
Penderita ODGJ bernama Minan ini ditemukan meninggal dunia di depan SPBU Jalan Pramuka, Limo, Kota Depok, pada Senin (13/2/2023) siang.
Minah (60), adik Minan, mengatakan tidak ada tanda-tanda sakit dari korban sebelum meninggal dunia.
"Dia tidak sakit. Kemarin saya kasih makan dia jam 06.00 WIB. Usai sarapan, jam 07.00 WIB, dia pergi. Lalu saya berangkat gawe (kerja, Red)," kata Minah di rumah duka, Jalan H.Konim, Grogol, Kecamatan Limo, Kota Depok, Selasa (14/2/2023).
Baca juga: Viral ODGJ di Limo Depok Meninggal Dunia Tinggalkan Uang Rp 100 Juta, Begini Pengakuan Keluarga
Tiga jam kemudian, tetangga memanggil Minah dari tempat kerjanya dan memberitahukan bahwa Minan sudah tidak ada.
"Sekitar jam 10.00 WIB, Mak Aji (tetangga) panggil saya. Dia bilang, Minan sudah tidak ada. Dia meninggal di SPBU," paparnya.
Minah pun kaget dengar berita ini. Pasalnya, sang kakak pergi dalam kondisi baik-baik saja setelah sarapan pagi.
Baca juga: Revolusi Putih Partai Gerindra, Yeti Wulandari Berikan Vitamin A Pada Anak Cimanggis Depok
"Yang benar saja Mak Aji, tadi saya kasih makan sebaskom. Mak Aji bilang, iya benar, ada orang datang memberitahukan," tuturnya.
Selang beberapa menit kemudian, jenazah Minan diantar warga ke rumah. Keluarga lalu memandikannya lalu menguburkan korban di TPU Grogol.
"Kita menguburkan dia sekitar jam 15.00 WIB kemarin," kata Minah.
Baca juga: Prof. dr. Ardi Findyartini, Ph.D. Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Tetap di Fakultas Kedokteran UI
Setelah penguburan, keluarga mendapati dua tas milik korban di rumah kakaknya yang menjadi tempat tinggalnya selama ini.
Betapa kagetnya keluarga karena dua tas itu berisi uang yang didapat korban dari pemberian orang di jalanan.
"Setelah dihitung bersama-sama oleh warga dan keluarga, uang yang dikumpulkan berjumlah Rp 100 juta," tandas Minah.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.