Jumat, 10 April 2026

Metropolitan

Ditinggal Anies, Proyek Saringan Sampah TB Simatupang yang Digagas Sebelum Pensiun Molor dari Target

Ditinggal Anies, Proyek Saringan Sampah TB Simatupang yang Digagas Sebelum Pensiun Molor dari Target

Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau pembangunan saringan sampah di aliran Kali Ciliwung segmen TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Senin (26/9/2022). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Proyek pembangunan saringan sampah di Kali Ciliwung ruas TB Simatupang, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan meleset dari target.

Awalnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (2017-2022) menargetkan, proyek senilai Rp 195 miliar itu dapat selesai Januari 2023, namun sampai sekarang sempat terhenti karena persoalan pembebasan lahan.

 

“Harusnya Januari (selesai), kalau kontraknya di Desember karena memang hambatannya masih di lahan. Jadi kami kemarin masih perpanjangan waktu, karena pembebasan lahannya itu mundur selama tiga bulan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto pada Rabu (1/2/2023).

Hal itu dikatakan Asep usai rapat kerja dengan Komisi D DPRD DKI Jakarta.

Rapat itu dihadiri oleh Koordinator Komisi D DPRD DKI Jakarta Zita Anjani, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah dan Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh.

 

Menurut Asep pembebasan lahan ini merupakan kewenangan Dinas SDA DKI Jakarta.

Sementara pihaknya hanya bertugas membangun sistem saringan sampahnya.

Baca juga: Terbengkalai hingga Viral Tudingan Banyak Kuntilanak, DPRD Minta Pemprov DKI Kelola Wisma Atlet

 

“Kemarin itu kan memang ada sedikit hambatan, karena di pembebasan lahannya itu kemarin kami kasih perpanjangan waktu kompensasi kepada mereka, hingga di tanggal 26 Maret 2023 untuk penyelesaiannya,” jelasnya.

 

Asep mengungkapkan, pembangunan saringan sampah di sana merupakan hal yang mendesak demi mengurangi banjir yang disebabkan oleh tumpukan sampah. Selain itu, sistem saringan di sana diharapkan tidak membuat sampah dari kawasan hulu menumpuk lagi di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan.

 

“Sudah mendesak, kami sedang buat kajiannya mudah-mudahan tahun ini selesai karena kajiannya membutuhkan waktu sekitar enam bulan,” ucapnya.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved