Rabu, 22 April 2026

Terduga Teroris di Tangerang Selatan Sosok yang Tertutup Meski Bukan Pendatang di Lingkungannya

Ketika solat Jumat pun, SN dikatakan Agus Sapta tak menyapa warga yang ada disekelilingnya

Warta Kota/Rafsanzani Simanjorang
Rumah tempat ditangkapnya seorang pria berinisial SN yang diduga sebagai teroris, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Jumat (20/1/2023). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, TANGERANG - Ketua RT 04/04, Kelurahan Pondok Pucung, Tangerang Selatan, Agus Sapta membeberkan mengenai sosok SN.

SN adalah seorang pria yang diduga sebagai teroris dan ditangkap kepolisian di Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Jumat (20/1/2023).

Agus Sapta mengatakan SN merupakan sosok terutup yang bukan berstatus pendatang di lingkungan tempat tinggalnya itu.

"Dia sejak lahir di sini. Orangnya tidak pernah bergaul," katanya kepada Tribun Tangerang, Jumat (20/1/2023).

Baca juga: Breaking News: Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris di Tangerang Selatan, Dipantau Sejak Setahun

Ketika solat Jumat pun, SN dikatakan Agus Sapta tak menyapa warga yang ada disekelilingnya.

Agus menjelaskan, SN tinggal di rumah orang tuanya. Di rumah itu pula ia ditangkap polisi lantaran diduga sebagai seorang teroris.

"Dia sudah menikah. Tadinya tinggal di rumah mertuanya. Kurang lebih setahun lalu, dia kembali lagi ke rumah ini (rumah orang tua)," tambahnya.

Baca juga: Biaya Haji Diusulkan Naik Jadi Rp 69 Juta, Warga Bogor Mengaku Keberatan

Sebelumnya, SN ditangkap usai dipantau oleh kepolisian dari Mabes Polri sejak setahun lalu.

Saat itu pihak kepolisian telah menemui Agus selaku ketua RT dan mengatakan tujuan pemantauan.

"Setelah itu kami tidak ada komunikasi lagi. Kebetulan kemarin saya lagi di luar kota, ada telpon dari kepolisian yang mengatakan bahwa ini sudah A1. Dia mengatakan permasalahannya, dan akan dilakukan penangkapan," kata Agus, Jumat (20/1/2023).

Baca juga: Imam Budi Hartono Pamerkan Buah Unggulan Kota Depok yang Seukuran Wajah

Kemudian Agus pun mengikuti arahan dari polisi untuk menjaga rahasia penangkapan.

Lalu, pagi tadi polisi pun memberi informasi akan melakukan penangkapan langsung ke tempat terduga tinggal yakni di rumah orang tuanya.

"Dikhawatirkan terduga ini melarikan diri, akhirnya di lakukan penangkapan," tutupnya.(Raf)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved