Berita Nasional

Buka Peluang Usaha-Lapangan Kerja, Sandiaga Uno Bidik 100 Juta Wisatawan Haji dan Umrah Arab Saudi

Buka Peluang Usaha-Lapangan Kerja, Sandiaga Uno Bidik 100 Juta Wisatawan Haji dan Umrah Arab Saudi

Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno bersama Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi Tawfiq Fawzan Al Rabiah di sela kegiatan World Travel and Tourism Council (WTTC) di Riyadh, Arab Saudi pada beberapa waktu lalu. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berharap beragam produk ekonomi kreatif Indonesia, seperti fesyen dan kuliner hadir di Arab Saudi.

Tujuannya agar produk ekonomi kreatif Indonesia tidak hanya digunakan jamaah haji dan umrah asal Indonesia, tetapi juga jamaah dari seluruh negara di dunia.

Sehingga, nilai ekspor produk ekraf Indonesia semakin besar dan berdampak pada kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja.

Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno dalam pertemuannya dengan Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi Tawfiq Fawzan Al Rabiah di sela kegiatan World Travel and Tourism Council (WTTC) di Riyadh, Arab Saudi pada beberapa waktu lalu.

"Salah satu yang menarik adalah pertemuan dengan Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, di mana kita menjajaki pentingnya produk-produk ekonomi kreatif Indonesia lebih banyak digunakan dalam prosesi haji dan umrah," kata Sandiaga Uno dalam keterangannya, Jumat (2/12/2022). 

Lebih lanjut dipaparkannya, Arab Saudi saat ini tengah berusaha meningkatkan kunjungan wisatawan dengan target mencapai 100 juta orang per tahun, di antaranya ditopang oleh kegiatan haji dan umrah. 

"Ini berarti kebutuhan produk-produk ekonomi kreatif Indonesia mulai dari kuliner, fesyen ini sangat tinggi," paparnya.

Baca juga: Lawan Portugal, Fans Korea Selatan Optimis Ksatria Taegeuk Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2022

Baca juga: VIDEO : Titiek Soeharto Hadiri Reuni 212 Anggap Sebagai Ajang Nostalgia

Oleh karena itu, pertemuan yang merupakan tindak lanjut dari pertemuan di Jakarta itu menjadi sangat krusial.

Sebab diketahui Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi Tawfiq Fawzan Al Rabiah menginginkan kemitraan yang komprehensif.

"Bukan hanya produk-produk Indonesia di bidang kuliner yang bisa dinikmati oleh jamaah Indonesia, tapi juga bisa ditawarkan sebagai sarana untuk jamaah dari negara-negara lain dan juga produk-produk fesyen yang bisa menjadi produk unggulan," kata Sandiaga Uno.

Saat ini, jelas Sandiaga, ekspor produk ekonomi kreatif Indonesia ditopang oleh subsektor fesyen dengan total lebih dari 66 persen. 

"Karenanya kita juga mendorong beberapa produk suvenir yang bisa ditawarkan masuk dari Indonesia dengan konsep kolaborasi, di mana akan ada joint Investment untuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya," kata Sandiaga Uno.

"Pertemuan yang sangat strategis ini akan kita tindak lanjut dengan beberapa kegiatan yang mendorong terbukanya peluang pasar dengan target kita meningkatkan ekspor produk ekonomi kreatif kita hingga di atas 20 persen di 3 sampai 5 tahun ke depan," paparnya.

"Sehingga akan mencapai target total 30 miliar dolar AS, dan ini menjadi salah satu pencetus dan pemicu terciptanya 700 ribu lapangan kerja baru di sektor ekonomi kreatif di tahun 2022," tutup Sandiaga Uno.

Baca Berita Tribunnewsdepok.com lainnya di Google News

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved