Jumat, 17 April 2026

Depok Hari Ini

Pemerintah Kota Depok Bertekad Jadi Kota Sejuta Maulid Sejak 2017

Salah satunya dengan menggelar perayaan Maulid Nabi serentak di 63 Kelurahan se-Kota Depok

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: Vini Rizki Amelia
TribunnewsDepok.com/Cahya Nugraha
Wali Kota Depok, Mohammad Idris dalam pidato sambutannya membuka secara resmi perayaan Maulid Nabi Muhammad 1444 Hijriah, Selasa (8/11/2022) bertempat di ruang Teratai, Balai Kota Depok. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Sejak 2017 Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bertekad menjadikan Kota Depok menjadi Kota Sejuta Maulid. 

Hal itu diungkapkan secara langsung oleh Wali Kota Depok, Mohammad Idris dalam pidato sambutannya membuka secara resmi perayaan Maulid Nabi Muhammad 1444 Hijriah, di ruang Teratai, Balai Kota, Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa (8/11/2022). 

"Perayaah Maulid kali ini, kita buat serentak di 63 Kelurahan Se Kota Depok. Sejak 2017 kita memang bertekad menjadikan Depok, kota sejuta maulid," ungakp Idris. 

Idris menyampaikan sejak 2017-2019 peringatan Maulid secara serentak lancar dilakukan dengan berbagai pendekatan.

 

Simak video berikut ini:

 

"Namun 2020-2021 libur karena pandemi yang menghantam dunia," ungkapnya. 

Tahun ini, merupakan pertama kalinya perayaan Maulid Nabi bisa kembali dilakukan secara serentak setelah vakum akibat pandemi selama dua tahun.

"Alhamdulillah tahun ini bisa kita gelar kembali secara serentak tanpa kecuali di seluruh Kelurahan Kota Depok,"jelas Idris. 

Baca juga: BREAKING NEWS, Universitas Indonesia Gelar QS Higher Ed Summit: Asia Pasifik 2022, Dibuka Wapres

Diberitakan sebelumnya, Maulid Nabi tersebut digelar secara hybrid yang diikuti oleh 63 kelurahan se Kota Depok

Data yang berhasil dihimpun, peserta online yang mengikuti acara maulid tersebut sebanyak 400 orang. 

Secara tatap muka, peserta yang hadir sekitar 200 orang. 

Baca juga: Fakta Suami Tusuk Istri di Sawangan Depok, Dedeh Ditusuk Saat Bekerja Mengantar Barang ke Pelanggan

Pada momentum ini, Idris mengajak sekaligus mengingatkan agar lebih mencintai dan meneladani sifat Rasulullah dengan cara mengenal sosok beliau dan perjuangannya dalam berdakwah juga memperjuangkan Islam. 

"Banyak cara agar dapat mengenal Baginda Nabi Besar, salah satunya dengan membaca dan mengenalkan Sirah (sejarah hidup) Nabi Muhammad SAW sejak dini," Kata Idris. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved