Berita Video
VIDEO : Hanno Behrens Sedih dan Syok Mengetahui Tragedi Kanjuruhan
Gelandang Persija asal Jerman Hanno Behrens ini juga heran dengan rivalitas antar suporter sepak bola di Indonesia
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Alex Suban
TRIBUNNEWSDEPOK, DEPOK - Gelandang Persija asal Jerman Hanno Behrens syok dan sedih mengetahui terjadinya Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 133 orang.
Hal itu diungkapkan Hanno dalam sesi wawancara media di Nirwana Park, Bojongsari, Sawangan, Kota Depok, Kamis (20/10/2022).
Ia mengetahui berita duka ini saat bagun pagi di Bandung mempersiapkan diri jelang pertadingan antara Persija melawan Persib pada Minggu (2/10/2022) lalu.
Simak Video Berikut :
"Hari Minggu (2/10/2022), saat bangun tidur saya dapat informasi kejadian kerusuhan di Malang," jelas Hanno.
Hanno merasakan kerasnya rivalitas antar suporter jelang pertadingan antara Persija melawan Persib pada 2 Oktober 2022 lalu.
Namun pertandingan ini dibatalkan karena adanya kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu (1/10/2022).
Gelandang Persija asal Jerman Hanno Behrens ini juga heran dengan rivalitas antar suporter sepak bola di Indonesia.
Dia merasa heran dengan kebiasaan antar jemput pemain dengan kendaraan taktis (rantis) militer saat terjadi pertandingan besar.
"Saya rasa ini sangat aneh karena pemain harus naik rantis ke stadion," kata Hanno.
Baca juga: Pelatih Persija Thomas Doll Berkomentar Soal Kompetisi Liga 1 Terancam Tanpa Penonton
Baca juga: Persija Akan Lakukan Uji Coba Melawan Tim Liga 1 Sambil Menunggu Kompetisi Liga 1 Bergulir Lagi
Menurut dia, rivalitas sepak bola seharusnya tidak perlu seperti ini.
"Rivalitas seharusnya cukup di lapangan sepak bola saja, tidak perlu sampai keluar lapangan. Sepak bola tidak harus menghancurkan hidup seseorang," paparnya.
Hanno berharap sepak bola indonesia lebih baik lagi dan tidak ada korban jiwa lagi.