Rabu, 15 April 2026

Persija Jakarta

Persija Kibarkan Bendera Setengah Tiang dan Pasang Pita Hitam di Lengan Selama Sepekan

Seperti dilansir dari akun twitter Persija Jakarta @Persija_Jkt, skuad persija sudah memulia latihan di Bojongsari Depok pada Rabu (5/10/2022) pagi.

Editor: murtopo
Twitter @persija_jkt
Persija Jakarta memasang bendera setengah tiang selama sepekan dan memasang pita hitam di lengan kiri dan pita perah putih di lengan kanan dalam setiap aktivitas sepak bola sebagai bentuk penghormatan dan duka atas Tragedi Kanjuruhan. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM -- Persija Jakarta memasang bendera setengah tiang selama sepekan dan memasang pita hitam di lengan kiri dan pita perah putih di lengan kanan dalam setiap aktivitas sepak bola sebagai bentuk penghormatan dan duka atas Tragedi Kanjuruhan.

Hal itu dilakukan seluruh pemain Persija sebelum menggelar latihan di Bojongsari Sawangan Depok.

Seperti dilansir dari akun twitter Persija Jakarta @Persija_Jkt, skuad persija sudah memulia latihan di Bojongsari Depok pada Rabu (5/10/2022) pagi.

Pengibaran bendera setengah tiang dan pemasangan pita hitam di lengan kiri dan pita merah putih di lengan kanan juga juga merupakan imbauan PSSI kepada Asosiasi Provinsi PSSI, klub anggota PSSI, dan Asosiasi PSSI.

Persija Jakarta mendukung penuh himbauan PSSI dengan nomor surat 4034/UDN/2608/X-2022 tersebut.

Dalam surat pemberitahuan yang dikeluarkan pada tanggal 2 Oktober itu PSSI juga menyampaikan adanya larangan kepada semua pihak untuk menghindari membuat pernyataan yang dapat memunculkan polemik dan memperkeruh suasana.

Persija berkomitmen menjalankan himbauan PSSI tersebut.

Selain itu, juga dijelaskan bahwa Liga 1 dan Liga 2 diberhentikan sementara sampai dengan waktu pemberitahuan selanjutnya.

PSSI pun membentuk Tim Investigasi yang ditugaskan untuk menelusuri insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu (1/10/2022) malam.

Sementara Presiden Persija Jakarta, Muhamad Prapanca mendoakan apa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan menjadi kasus terakhir di sepak bola Indonesia.

“Saya mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, saya mendoakan untuk semua korban agar mendapat tempat di sisinya dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Saya berharap semoga insiden di Malang menjadi kasus terakhir di sepak bola Indonesia,” tutur Prapanca.

Di sisi lain, pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll, mengungkapkan kesedihannya dengan apa yang terjadi di Malang.

"Saya merasakan kesedihan yang luar biasa, karena hal seperti ini tidak boleh terjadi di sepak bola. Saya mengucapkan turut berbela sungkawa pada keluarga dan kerabat korban. Saya akan membahas sepak bola lagi ketika semua masalah yang menyebabkan tragedi ini sudah terselsaikan," ucap Thomas.

Kapten Persija, Andritany Ardhiyasa menginginkan sepak bola menjadi olahara yang bisa dinikmati tanpa ada rasa takut.

“Saya mewakili tim Persija turut berduka cita atas apa yang terjadi di Malang. Semoga semua korban mendapatkan tempat terbaik di sisinya, dan keluarga korban diberi kekuatan. Saya berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan, karena kami menginginkan sepak bola adalah olahraga yang bisa dinikmati oleh semua kalangan tanpa ada rasa takut,” kata pemain kelahiran Jakarta 30 tahun lalu itu.

Baca juga: Pasquale Rocco Asisten Pelatih Persija Jakarta Berharap Penundaan Liga 1 Tidak Terlalu Lama

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved