Kota Depok

Total Pelanggan Hanya 16 Persen, Pemkot Depok Minta Hotel dan Restoran Langganan Tirta Asasta Depok

Total Pelanggan Hanya 16 Persen, Pemkot Depok Minta Hotel dan Restoran Langganan Tirta Asasta Depok

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Supian Suri (keempat dari kiri) saat membuka Seminar Bahaya Penggunaan Air Tanah Berlebihan di Hotel Bumi Wiyata, Kota Depok, Kamis (8/9/2022). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Total Pelanggan air minum PDAM PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) hanya mencapai 16 persen dari sekitar 2 juta penduduk Kota Depok saat ini.

 

Sekira 84 persen warga Kota Depok masih menggunakan air tanah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

Minimnya penggunaan air permukaan ini mengancam ketahanan lingkungan di Kota Depok.

 

Apalagi Depok menjadi penyangga bagi Jakarta yang saat ini mengalami persoalan turunnya muka tanah akibat penggunaan air tanah berlebihan.

Untuk mencegah kerusakan ekologi karena penggunaan air tanah berlebihan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Supian Suri meminta pelaku usaha di Kota Depok untuk mengurangi penggunaan air tanah.

 

Hal itu diungkapkan Supian Suri saat membuka Seminar Bahaya Penggunaan Air Tanah Berlebihan di Hotel Bumi Wiyata, Kota Depok, Kamis (8/9/2022).

 

Seminar ini digelar oleh PT Tirta Asasta Kota Depok bersama TribunnewsDepok.com.

 

"Saya berharap hotel, restoran dan mall di Kota Depok menjadi pelanggan prioritas PT Tirta Asasta Depok agar mengurangi penggunaan air tanah," kata Supian.

 

Terkait hal itu, Pemerintah Kota Depok telah menganggarkan penyertaan modal Rp 100 miliar per tahun ke PT Tirta Asasta Depok untuk pengembangan jaringan.

Baca juga: TribunnewsDepok Bersama PDAM Tirta Asasta Depok Menggelar Seminar Bahaya Penggunaan Air Tanah 

Baca juga: Rekayasa Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Bakal Jalani Pemeriksaan Uji Kebohongan Hari Ini

"Kita berikan penyertaan modal Rp 100 miliar per tahun untuk peningkatan layanan PT Tirta Asasta Depok," ujarnya.

 

Pemerintah Kota Depok, lanjut dia, akan membuat regulasi untuk membatasi penggunaan air tanah bagi pelaku usaha.

 

"Sebelum regulasi dibuat, kita siapkan dulu infrastruktur sehingga ketika terjadi masalah sudah ada solusi," tutur Supian.

 

Dia berharap seminar ini bisa memberikan solusi terhadap masalah penggunaan air tanah di Kota Depok.

 

"Semoga kegiatan ini tidak hanya sampai di sini saja, tetapi ada kelanjutan untuk penyelamatan air di Kota Depok," tandas Supian.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved