Kota Bogor

Waduh, Gara-gara Harga BBM Bersubsidi Naik, Tarif Angkot di Kota Bogor Juga Ikut Naik

Waduh, Gara-gara Harga BBM Bersubsidi Naik, Tarif Angkot di Kota Bogor Juga Ikut Naik. Berikut Selengkapnya

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Ilustrasi angkot 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR - Imbas kenaikan harga BBM bersubsidi sejak Sabtu (3/9/2022), tarif Angkutan Kota (Angkot) di Kota Bogor, Jawa Barat mengalami penyesuaian.

Kenaikan tarif angkot tersebut diatur dalam Surat Edaran (SE) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Nomor 551.2/KEP.280-DISHUB/2022 Tentang Tarif Angkutan Umum Jenis Pelayanan Angkutan Kota Tipe Bus Kelas Ekonomi di Wilayah Kota Bogor.

 

Tarif umum dan mahasiswa untuk semua jenis trayek dikenakan biaya sebesar Rp 5000 dan tarif pelajar sebesar Rp 4000.

Dalam Surat Edaran disebutkan alasan kenaikan tarif angkot.k

Di antaranya karena kenaikan harga bahan bakar minyak oleh pemerintah mulai tanggal 3 September 2022.

Selain itu dalam rangka menjamin kelangsungan pelayanan penyelenggaraan angkot kelas ekonomi maka hal ini perlu disesuaikan dengan tetap memperhatikan kepentingan dan kemampuan masyarakat luas serta kelangsungan usaha penyedia jasa.

Baca juga: Penyerang Persija Michael Krmencik Main lebih ke Sayap, Ingin Bantu Yusuf dan Hanno Cetak Gol

Baca juga: Pelatih Persib Luis Milla Pakai Formasi 3-5-2 Saat Taklukkan RANS Nusantara FC, Ini Alasannya

Diberitakan sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi.

Antara lain harga Pertalite naik dari semula Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10 ribu per liter.

 

Selain itu Solar bersubsidi dari semula seharga Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter, dan Pertamax non-subsidi dari semula seharga Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter yang berlaku sejak Sabtu, 3 September 2022 pukul 14.30 WIB.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved