Kota Bogor

Didukung 16 Dokter Spesialis, Rumah Sakit Mulia Pajajaran Unggulkan Layanan Bedah Umum

Didukung 16 Dokter Spesialis, Rumah Sakit Mulia Pajajaran Unggulkan Layanan Bedah Umum

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
dr Ieke Harsya Barliana Sp OG, salah satu dokter spesialis Rumah Sakit Mulia Pajajaran 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA -Direktur Rumah Sakit Mulia Pajajaran, dr Eva Erawati mengungkapkan sejumlah layanan unggulan yang dimiliki Rumah Sakit Mulia Pajajaran.

Satu di antaranya adalah layanan bedah umum. 

Layanan tersebut katanya menjadi unggulan Rumah Sakit Mulia Pajajaran karena didukung oleh sebanyak 16 dokter spesialis, mulai dari penyakit dalam, kulit hingga kelamin.

"Dokter spesialisnya sangat lengkap, mulai dari penyakit dalam, bedah hingga kulit dan kelamin, kita juga memelili 16 pelayanan spesialis," ungkap Eva ditemui di Rumah Sakit Mulia Pajajaran, Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat pada beberapa waktu lalu.

Selain didukung belasan dokter spesialis, Rumah Sakit Mulia Pajajaran juga dilengkapi dengan sejumlah peralatan kesehatan modern.

Rumah Sakit Mulia Pajajaran pun telah membangun pusat trauma (trauma center) untuk menangani pasien dengan status merah.

"Semisal kecelakaan bisa langsung dibawa ke kita, ada dokter bedah tulang dan bedah saraf semisal korban mengalami pendarahan di otak, bisa langsung kita tindak, trauma juga. Kita punya trauma center di sini," ucap Eva. 

Selanjutnya, Rumah Sakit Mulia Pajajaran juga dilengkapi alat Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) yang berfungsi untuk mengeluarkan batu dalam saluran kemih.

Mesin tersebut menghasilkan energi berupa Gelombang Kejut (Shock Wave) yang diarahkan langsung ke lokasi batu.

"Prosedur ini dilakukan tanpa membuat luka, tanpa pembiusan, dan tanpa memerlukan rawat inap. Prosedur ini cukup efektif dalam menghancurkan batu ginjal," ungkap Eva.

 

Kemudian, Ureterorenoscopy (URS) merupakan salah satu prosedur yang dilakukan untuk mengobati batu ginjal, terlebih batu yang sudah cukup besar yang tidak bisa dilakukan oleh ESWL

 

Menggunakan alat uteroskop yakni tabung panjang dan tipis yang dilengkapi lensa pada ujung tabung.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved