Kamis, 7 Mei 2026

Kriminalitas

Sepak Terjang Brigjen Pol Andi Rian Djajadi, Berdarah Bugis dan Senior Irjen Ferdy Sambo

Brigjen Pol Andi Rian Djajadi, berdarah Bugis dan senior Irjen Ferdy Sambo. Andi Rian merupakan alumni Akpol Angkatan 1991.

Tayang:
Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Instagram@dittipidum_bareskrim
Sepak Terjang Brigjen Pol Andi Rian Djajadi, Berdarah Bugis dan Senior Irjen Ferdy Sambo 

Dalam perjalanan kariernya Andi Rian pun mengisi posisi Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri yang sebelumnya dijabat Ferdy Sambo.

Irjen Ferdy Sambo kemudian diangkat sebagai Kadiv Propam Polri.

Sepak Terjang Brigjen Andi Rian

Dikutip dari Tribun Medan, Brigjen Andi Rian terbilang sukses dalam menjalankan tugas. Dia pernah meringkus konglomerat Mujianto, pengusaha properti Kota Medan, tersandung kasus dugaan penipuan yang dilakukan Mujianto.

Kasusnya berawal dari ajakan kerjasama melalui stafnya yang diketahui bernama Rosihan Anwar untuk melakukan bisnis penimbunan lahan seluas 1 Ha atau setara 28.905 M3 di atas tanah lahan di Kampung Salam, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan sekitar Juli 2014 lalu.

Akibatnya kerugian material ditaksir mencapai sebesar Rp 3,5 milliar.

Selain itu, Brigjen Andia Rian juga berhasil membongkar kasus pembunuhan Hakim Jamaluddin.

Pembunuhan terhadap hakim tersebut dilakukan di Cafe Every Day, Jalan Gagak Hitam, Medan, Senin (13/1/2020) lalu.

Baca juga: Diperiksa 12 Jam Sebagai Tersangka, Roy Suryo Sempat Pingsan hingga Muntah di Ruang Penyidik

Disebutkan bahwa di lokasi itulah Zuraida Hanum, M Jefri Pratama dan M Reza Fahlevi merencanakan pembunuhan.

Kemudian jasad Hakim Jamaluddin dibuang di dasar jurang Desa Kutalimbaru, Deliserdang, di dalam Toyota Prado BK 77 HD.

Peristiwa terjadi pada 28 November 2019 dan jenazah ditemukan pada 29 November 2019.

Selanjutnya adalah Brigjen Andi Rian memimpin proses hukum kasus bentrok FPI dengan polisi.

Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, dan Polres Karawang menggelar rekonstruksi bentrokan antara enam anggota laskar FPI dengan Polri di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Dari rekonstruksi itu, enam anggota laskar FPI itu diketahui ditembak di tempat yang terpisah.

Adapun rekonstruksi ini dilakukan di empat TKP yang berbeda dimulai pada TKP I di depan Hotel Novotel, Jalan Karawang Internasional.

Baca juga: Citayam Fashion Week Bikin Polemik, Jakarta Watch : Langgar Undang-Undang Lalin dan Angkutan Jalan

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved