Cepat dan Mudah, Warga Depok Minta Razia Pajak Kendaraan Diadakan Setiap Bulan
Merasa dimudahkan dalam melakukan pembayaran, warga berharap Samsat Kota Depok gelar operasi gabungan pajak kendaraan bermotor sebulan sekali
Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Vini Rizki Amelia
Kembali digelarnya operasi gabungan tertib administrasi pajak kendaraan bermotor mendapat respon positif dari sejumlah pengendara.
Sigit (37) misalnya, pemilik kendaraan berupa sepeda motor ini mengaku terbantu dengan adanya operasi gabungan atau razia pajak kendaraan yang digelar Samsat Kota Depok di Jalan Boulevard Grand Depok City, Sukmajaya, Kota Depok, Rabu (8/6/2022).
Sebab, selain merazia para pengendara yang belum atau menunggak membayar pajak kendaraan, operasi gabungan yang melibatkan unsur TNI-Polri, Pemkot Depok dan Bank BJB ini juga menyertakan mobil caravan bagi wajib pajak yang ingin memabayar langsung di lokasi.
"Tiap bulan aja adakan kayak gini, jadi enggak perlu repot-repot datang ke (kantor) Samsat," ujar Sigit kepada TribunnewsDepok.com seusai membayar pajak kendaraannya di lokasi operasi gabungan digelar, Rabu (8/6/2022).
Pria yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online itu mengaku mengetahui adanya Samsat Keliling atau Samling lantaran dirinya yang datang ke kelurahan Sukmajaya diarahkan untuk ke lokasi razia.
"Memang niatnya hari ini mau bayar pajak, biasanya kan ada di kelurahan tapi tadi di arahkan ke sini karena Samsat Kelilingnya lagi ada di sini," katanya.
Selain lokasinya yang dekat dengan rumah, Sigit mengatakan dengan Samling tersebut dirinya merasa terbantu dari segi waktu.
"Lama banget tadi prosesnya dua menit, lama banget pokoknya," katanya seraya tertawa lantaran cepatnya proses pembayaran pajak tersebut.
Baca juga: STNK Baru Bisa Diantar ke Rumah, Ini Perbedaan Aplikasi Signal dan Sambara Untuk Bayar Pajak
Tak hanya untuk membayar pajak, Sigit juga mengapresiasi pihak aparat gabungan dalam melakukan operasi gabungan tersebut.
"Enggak cuma biar (pengendara) pada taat bayar pajak tapi juga biar disipilin lagi biar enggak ada lagi yang enggak pakai helm atau lawan arah, sepele sih tapi kalau semua (pengendara) disipilin kan jadi enak ya," tandasnya.
Hal senada juga disampaikan Agus (35) yang juga memanfaatkan operasi gabungan ini untuk membayarkan kewajibannya.
Agus yang mengenakan jaket dari salah satu perusahaan ojek online ini mengatakan, proses pembayaran pada operasi gabungan ini lebih mudah.
Baca juga: Terhenti 2 Tahun Akibat Pandemi, Samsat Depok Kembali Gelar Razia Pajak Kendaraan Selama Tiga Hari
"Kalau di kantor (Samsat) kan pakai fotocopy, kalau di sini enggak. Jadi lebih gampang, enggak repot," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPPD) Kota Depok Wilayah II Enih Sri Murni mengatakan, operasi gabungan tertid administrasi baru kembali digelar setelah terhenti selama dua tahun.
"Ini baru pertama kali kita gelar setelah pandemi, biasanya kami adakan kegiatan ini setahun empat kali," paparnya saat bincang-bincang dengan TribunnewsDepok.com dalam program Depok Hari Ini di lokasi razia, Rabu (8/6/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Petugas-Samsat-Kota-Depok.jpg)