Berita Jakarta

Mobil Replika Formula E Dipamerkan di Jakarta Internasional Velodrome, Sama Seperti Mobil Aslinya

Kendaraan aslinya saat balapan akan memiliki kecepatan maksimal hingga 280 km/jam di trek lurus.

Penulis: Gilar Prayogo | Editor: murtopo
wartakotalive.com/Gilar Prayogo
Unboxing replika mobil Formula E di Jakarta Internasional Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (26/5/2022). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Mobil replika Formula E diperkenalkan ke publik di Jakarta Internasional Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (26/5/2022).

Unboxing replika mobil Formula E dihadiri oleh Chairman Organizing Committee Jakarta EPrix 2022 Ahmad Sahroni ditemani oleh Managing Director Organizing Committee Jakarta EPrix 2022 Widi Amanasto.

"Sebenarnya sama dengan mobil aslinya. Hanya dia berbeda diffuser dari teknologi anginnya," ujarnya.

Diffuser digunakan untuk menambah nilai aerodinamis saat melaju pada kecepatan tinggi. 

"Konsep teknologi di anginnya yang berbeda. Mesinnya ini teknologi diffuser, jadi membuat angin berubah arah," kata politikus Partai Nasdem.

Baca juga: Dibuka Khusus Formula E, Kawasan Ancol Tertutup Bagi Umum pada 4 Juni 2022 Mendatang

Mobil Formula E yang ditampilkan ke publik sudah tidak dipakai lagi.

Mobil hanya menjadi maket untuk dilihat oleh masyarakat.

Kendaraan aslinya saat balapan akan memiliki kecepatan maksimal hingga 280 km/jam di trek lurus.

Tetapi di Jakarta E-Prix, pembalap hanya bisa memacu kendaraannya hingga 240 km/jam. 

Karakter sirkuit dari Formula E di Jakarta adalah lintasan panjang hanya 600 meter. Artinya pembalap hanya bisa memaksimalkan kecepatannya mobilnya di trek lurus sepanjang 600 meter.

Baca juga: Ada Merek Bir Dalam Daftar Sponsor Formula E, Begini Penjelasan Panitia

"kami mempunyai track sepanjang 600 meter saja.

Jadi pembalap terbatas untuk kecepatan maksimalnya, pasti bisa di atas 240 km/jam," ucapnya.

Mobil Formula E memiliki sistem pengisian baterai.

Keunikan dari Jakarta E-Prix memiliki 18 tikungan yang membuat mobil akan mengurangi kecepatan sekaligus mengisi baterai.

Baca juga: Bakal Digelar Meriah, Komisaris Ancol : Formula E Orang Datang Bukan Cuma Nonton Balap, Party!

"Alasan kenapa track itu ada 18 tikungan?, Supaya pada saat pembalap ngerem secara bersamaan mengisi baterai. Jadi putaran teknologi saat mengerem itu untuk mengisi baterai," katanya.

Mobil Formula E memiliki bobot seberat 900 kilogram atau sama dengan Formula 1.

Mobil Formula E memiliki baterai dengan beratnya 350 kilogram. 


(Gilar Prayogo/m34)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved