Metropolitan
Ciputat Jadi Daerah Terpanas se-Indonesia, Warga Ngaku Kegerahan-Tidur Harus Buka Baju
Ciputat Jadi Daerah Terpanas se-Indonesia, Warga Ngaku Kegerahan-Tidur Harus Buka Baju. Berikut Selengkapnya
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, TANGERANG - Ciputat, salah satu kecamatan di Tangerang Selatan, Banten baru-baru ini dinobatkan oleh BMKG sebagai daerah terpanas se-Indonesia selama periode 1 Mei hingga 11 Mei kemarin.
Suhu udara Ciputat mencapai 36.1 derajat celcius.
Kondisi elevasi yang rendah dan dekat dengan permukaan air disebut sebagai faktor dibaliknya.
Lantas, apa komentar para warga?
"Memang panas dan gerah. Dulu-dulu Ciputat sih sejuk, tapi sekarang sudah panas. Mau tidur gerah terus, sampai pake kipas," ujar Fuhan, warga Ciputat kepada Warta Kota, Sabtu (14/5/2022) di Ciputat, Tangerang Selatan.
Fuhan sempat berpikir kalau panas di Ciputat karena perubahan iklim.
Sementara itu, Gito Asmoni, warga lainnya yang kerap menjadi juru parkir mengatakan Ciputat wajar menjadi daerah panas karena semakin padat.
Baca juga: Mohammad Idris Diinterpelasi Soal KDS, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bagi Warga-Jangan Semata Politis
Baca juga: Angin Puting Beliung Sapu Sawangan Depok, Puluhan Pohon Tumbang-Ladang Singkong Rata Tanah
"Kalau siang mesti pake topi dan lap keringat. Yang aneh itu saat malam. Gerah. Saya kira mau hujan, ternyata tak hujan-hujan. Terpaksa buka baju deh tidur," katanya.
Hal senada diucapkan oleh Abdul Haid yang mengatakan suhu udara di Ciputat saat malam hari pun mulain terasa panas.
Mau tak mau ia mesti menggunakan kipas agar bisa tidur nyenyak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Fuhan-warga-Ciputat-Tangerang-Selatan.jpg)