Idul Fitri

Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Pengguna KRL Jabodetabek Masih Rendah

Pengguna KRL Jabodetabek masih rendah di hari pertama kerja usai libur Lebaran 1443 H. Ssaat cuti Lebaran pengguna KRL menembus 216.228 orang.

Editor: dodi hasanuddin
krl_indonesia
Ilustrasi KRL, Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Pengguna KRL Jabodetabek Masih Rendah. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Fitriyandi Al Fajri

 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Hari pertama kerja usai libur Lebaran, Pengguna KRL Jabodetabek masih rendah.

PT KAI Commuter mencatat, pengguna kereta rel listrik (KRL) Commuter Line di wilayah Jabodetabek di hari pertama kerja usai libur lebaran mencapai 187.584 orang, Senin (9/5/2022) pukul 09.00.

Angka itu berdasarkan pendataan KAI Commuter di seluruh stasiun KRL di wilayah Jabodetabek.

Baca juga: Puncak Bogor Macet Selama Libur Lebaran, Volume Sampah Naik Hingga 30 Persen

Vice President Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan, angka tersebut berkurang 14 persen dibanding hari Senin (25/4/2022) pada pekan lalu.

Sebelum cuti bersama karena libur lebaran, saat itu jumlah pengguna KRL menembus 216.228 orang.

“Persebaran pengguna KRL sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB pagi ini merupakan pengguna harian. Sementara itu selepas pukul 08.00 WIB pengguna KRL merupakan pengguna musiman yang masih memanfaatkan sisa libur bersama,” kata Anne berdasarkan keterangannya pada Senin (9/5/2022).

Menurutnya, Stasiun Bogor pada Senin (9/5/2022) pagi tampak ramai pengguna KRL. Hingga pukul 09.00 WIB tercatat 14.938 pengguna atau berkurang 6 persen dibanding Senin (25/4/2022).

Kemudian Stasiun Bojonggede ada 13.618 pengguna atau beerkurang 10 persen.

Sementara itu Stasiun Citayam sejumlah 12.337 pengguna berkurang tujuh persen, serta Stasiun Cilebut sejumlah 9.101 pengguna berkurang 15 persen, sedangkan Stasiun Bekasi sejumlah 11.692 pengguna bertambah tiga persen.

Baca juga: Libur Sekolah Diperpanjang, Curug Cilember Bogor Semakin Ramai di Akhir Pekan

KAI Commuter mengingatkan, seluruh pengguna untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, siapkan sertifikat vaksin atau aplikasi Peduli Lindungi sebelum naik KRL.

KAI Commuter masih memberlakukan pembatasan pengguna maksimal 60 persen.

Anne meminta kepada masyarakat untuk menggunakan aplikasi KRL Access saat merencanakan perjalanan dengan KRL agar terhindar dari potensi kepadatan di stasiun maupun di KRL.

Gunakan juga Kartu Multi Trip (KMT) atau kartu uang elektronik bank untuk mengurangi penggunaan uang tunai dan mendukung upaya pemerintah dalam penerapan cashless society.

“Layanan KRL tetap beroperasi dengan 1.035 perjalanan mulai pukul 04.00-24.00 WIB. Petugas baik di stasiun maupun KRL senantiasa mengingatkan pengguna untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan,” ujarnya. 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved