Kamis, 28 Mei 2026

Polres Bogor dan Tokoh Agama Himbau Masyarakat Tidak Lakukan Takbir Keliling

Kegiatan takbir keliling dikhawatirkan dapat menimbulkan kerumuman masyarakat yang berpotensi melanggar protokol kesehatan.

Tayang:
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Umar Widodo
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
Suasana malam takbiran di Parung, Kabupaten Bogor, Minggu (1/5/2022). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Hirinimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah telah ditetapkan pemerintah jatuh pada Senin (2/5/2022).

Menyambut hari besar keagamaan umat Islam ini, Polres Bogor mengimbau kepada masyarakat di Kabupaten Bogor agar tidak melaksanakan kegiatan takbir keliling saat malam Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Minggu (1/5/2022).

“Demi menghindari gangguan kamtibmas serta kemacetan lalu lintas, kami menghimbau masyarakat agar tidak melakukan takbir kelilung," kata Kapolres Bogor Iman Imanuddin, Minggu (1/5/2022) malam.

Kegiatan takbir keliling dikhawatirkan dapat menimbulkan kerumuman masyarakat yang berpotensi melanggar protokol kesehatan.

"Saat ini kita masih dalam situasi pamdemi Covid 19. Mari kita cegah penularan virus ini dengan tidak melakukan kerumunan," ujarnya.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin saat memimpim apel di halaman Polres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor pada Sabtu (8/1/2021)
Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin (Warta Kota)

Tidak hanya Polres Bogor, tokoh agama di Kabupaten Bogor menghimbau masyarakat tidak melakukan takbir keliling.

Himbauan ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 8 Tahun 2022 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah pada Bulan Ramadan dan Idul Fitri Tahun 1443 H/2022 M.

Ketua MUI Kabupaten Bogor Prof. Dr. KH. Ahmad Mukri Aji, MA, MH, meminta masyarakat melakukan takbir di masjid dan mushola saja, tidak perlu pawai.

"Saya menghimbau kepada segenap masyarakat Kabupaten Bogor untuk merayakan malam takbir secara hikmat, khusu dan tawabo di masjid terdekat, tidak melakukan takbir keliling," pinta Mukri.

Selain dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, takbir keliling juga berpotensi menularkan Covid-19.

"Saya berharap Idul Fitri 1443 Hijriah membawa keberkahan dan kesehatan bagi seluruh warga Kabupaten Bogor," paparnya.

Himbauan senada diycPkan Ketua PCNU Kabupaten Bogor KH.Aim Zaimuddin.

"Saya menghimbau warga tidak melakukan takbir keliling. Mari kita agungkan hari yang agung dengan banyak berzikir membaca takbir, tahmid dan tahlil," ungkapnya.

Baca juga: Disbud DKI Meriahkan Malam Takbiran di JIS dengan Rampak Beduk

Baca juga: Dibatasi Hanya 300 Orang, Pemprov DKI Bakal Arahkan Penonton Festival Takbiran Keluar JIS

Ketua DKM Mesdjid Atta'awun di Cisarua, KH.Ahmad Kosasih, juga meminta agar seluruh umat Islam di Kabupaten Bogor tidak melakukan takbir keliling karena bisa mengganggu ketertiban umum.

Sumber: Tribun depok
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved