Kebakaran
Kebakaran Melanda Kawasan Pasar Gembrong, Terdengar Suara Dentuman Berulang Kali
Kebakaran Melanda Kawasan Pasar Gembrong, Terdengar Suara Dentuman Berulang Kali. Warga : Itu Petasan
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Proses pemadaman kebakaran di kawasan Pasar Gembrong, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur masih berlangsung sejak Minggu (24/4/2022) sekira pukul 21.17 WIB masih berlangsung hingga Senin (25/4/2022) dini hari.
Dalam prosesnya, petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur dan warga dikejutkan dengan suara dentuman kencang.
Dentuman yang terdengar berulang kali itu diduga warga merupakan petasan milik pedagang Pasar Gembrong.
Petasan itu meledak seiring dengan kian berkobarnya Si Jago Merah.
"Itu ledakan petasan," ujar seorang warga bernama Adi dikutip dari Kompas.com pada Minggu (24/4/2022) malam.
Adi mengatakan, petasan tersebut milik warga.
Menurutnya, petasan itu merupakan barang dagangan yang rencananya dijual.
Baca juga: Berjibaku 4 Jam Padamkan Api, Gulkarmat Jaktim Belum Mampu Padamkan Kebakaran Pasar Gembrong
Baca juga: Tessa Kaunang Akui Jadi Korban Pelecehan Seksual Dua Kali, Ketika Masih Kecil dan Jadi Figuran
Pantauan Kompas.com, ledakan petasan terdengar kencang.
Petasan yang terbakar terlihat meledak beberapa kali di udara.
Hingga Pukul 01.00 WIB, si Jago Merah Tetap Menyala
Walau telah berjibaku memadamkan api, petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur belum mampu menaklukkan Si Jago Merah.
Kebakaran hebat masih melanda kawasan Pasar Gembrong, RT 04/01 Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur pada Senin (25/4/2022) dini hari.
Dikutip dari Kompas.com, pantauan di lokasi pada Senin (25/4/2022) pukul 01.00 WIB, api belum padam.
Padahal proses pemadaman kebakaran sudah sudah berlangsung sekitar empat jam, tepatnya pukul 21.17 WIB.
Walau begitu, petugas masih berjibaku memadamkan api.
Tercatat ada sebanyak 25 unit mobil pemadam beserta 125 personel diterjunkan ke lokasi.
Baca juga: Sambut Lebaran 1443 Hijriah, Mal Margo City Depok Gelar Bazaar-Diskon Sampai 80 Persen
Baca juga: Tessa Kaunang Akui Jadi Korban Pelecehan Seksual Dua Kali, Ketika Masih Kecil dan Jadi Figuran
Pedagang Pasar Gembrong Menangis Kumpulkan Barang Dagangannya
Sepekan jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H, kebakaran hebat melanda Kawasan Pasar Gembrong, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, DKI Jakarta pada Minggu (24/4/2022) malam.
Kebakaran yang melalap puluhan bangunan milik warga di Jalan Jenderal Basuki Rachmat itu turut menghanguskan toko milik warga.
Tak hanya memicu kepanikan, kebakaran di lokasi yang terkenal sebagai sentra penjualan mainan itu membawa duka bagi warga.
Pantauan Wartakotalive.com di lokasi jelang tengah malam, Minggu (24/4/2022) si jago merah masih berkobar hebat.
Di tengah-tengah upaya pemadaman api yang dilakukan petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, warga turut berupaya menyelamatkan barang dagangannya.
Para pedagang yang berada di titik aman kebakaran terlihat kebingungan.
Tak sedikit pedagang yang menangis meratapi bangunan dan barang jualannya yang ludes terbakar.
Baca juga: Kabar Baik, Tiket KA Jarak Jauh Keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasarsenen Masih Tersedia
"Mulai terbakar kira-kira saat masih jam Salat Tarawih," ujar salah seorang saksi mata, Suroto (34) di lokasi pada Minggu (24/4/2022).
Suroto mengatakan, saat itu ia sedang berjalan di sekitar Pasar Gembong saat api sudah mulai membesar.
Namun, dirinya mengaku asal muasal api mauoun penyebab pasti kebakaran.
Kebakaran Hanguskan 90 Bangunan
Dikutip dari Kompas.com, kebakaran di kawasan Pasar Gembrong terjadi sekitar pukul 21.15 WIB.
Ketua RT setempat, Sugiharto, mengatakan bahwa api melalap rumah dan kios.
“Yang terbakar kira-kira 90 rumah lebihlah,” ujar Sugiharto saat ditemui di lokasi, Minggu malam.Pantauan Kompas.com, api hingga saat ini masih berkobar.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur hingga saat ini masih berupaya memadamkan api.
Data yang diterima Kompas.com, sebanyak 25 unit mobil dan 125 personel Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta dikerahkan untuk memadamkan api.
Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut.
Namun, Sugiharto menduga api berasal dari korsleting.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Kebakaran-hebat-melanda-Kawasan-Pasar-Gembrong.jpg)