Arus Mudik
Penumpang Mudik Masih Sepi, Agen Bus di Parung Belum Berani Naikkan Harga Tiket
Harga belum naik, penumpang masih sepi. Ada sih kenaikan jumlah penumpang tetapi sangat kecil, dari biasanya 5 orang jadi 7-8 orang saat ini
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Umar Widodo
Laporan Wartakotalive.com Hironimus Rama
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PARUNG - Hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah tinggal menghitung hari. Namun belum ada lonjakan penumpang yang signifikan untuk mudik di Terminal Bayangan Parung, Kabupaten Bogor.
Nanang, agen tiket bus Sri Dewi di Terminal Parung, mengatakan arus mudik belum terlalu ramai.
"Belum ramai sih. Paling sehari kita mengangkut 10-15 orang," kata Nanang, Kamis (21/4/2022).
Baca juga: Rossa Siap Kembalikan Uang Manggung dari DNA Pro ke Bareskrim Polri
Meskipun demikian, dia mengakui ada peningkatan jumlah penumpang sejak awal pekan ini.
"Sebelumnya kita dapat 5 penumpang per hari. Tetapi sejak awal pekan ini naik antara 10-15 orang per hari," paparnya.
Nanang memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada 28-30 April 2022.
"Ramainya paling minggu depan karena sudah pada libur," bebernya.
Baca juga: Ichsan Kurniawan Cabut dari Persija Jakarta Gabung ke Dewa United FC
Masih sepinya penumpang membuat PO Bus belum menaikkan harga tiket untuk mudik.
"Bagaimana mau naik harga, penumpang saja sedikit," ungkapnya.
Kenaikan harga tiket, lanjut dia, akan ditentukan oleh PO Bus Dewi Sri.
"Nanti PO Bus yang tentukan dengan melihat permintaan di lapangan," tutur Nanang.
PO Bus Dewi Sri melayani rute Cirebon, Tegal, Brebes, Pemalang, Pekalongan, Slawi, Bumiayu, Ajibarang, dan Puwokerto.
"Saat ini harga tiket Rp 130.000 per orang, belum ada kenaikan," tandasnya.
Senada, Agus dari PO Handoyo mengakui pihaknya belum berani menaikkan harga tiket karena penumpang masih sepi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Terminal-Bayangan-Parung-Kabupaten-Bogor-1.jpg)