Kriminalitas
Bonceng Bertiga Naik Motor Tanpa Plat Nomor dan Bawa Celurit, Bocah Ingusan Langsung Dibekuk Polisi
Dari hasil pemeriksaan, para remaja ini dua orang di antaranya masih duduk di bangku SMP dan salah satunya putus sekolah.
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOJONGGEDE - Petugas Patroli Presisi Polres Metro Depok membekuk tiga orang remaja berinisial TD (16), KA (14) dan RP (15) yang diduga hendak tawuran di kawasan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Minggu (17/4/2022) dini hari.
Mereka diamankan polisi setelah kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit di wilayah Desa Kedungwaringin, Kecamatan Bojonggede sekitar pukul 01.45 WIB.
Kapolsek Bojonggede AKP Dwi Susanto menjelaskan bahwa penangkapan tersebut bermula ketika Tim Patroli Gabungan 3 Pilar Polsek Bojonggede dan Patroli Presisi Polres Metro Depok melintasi kawasan Kedungwaringin.
"Saat itu berpapasan dengan tiga remaja yang berboncengan sepeda motor Vario tanpa plat nomor," terang AKP Dwi Susanto saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Minggu.
Baca juga: Antisipasi Tawuran Selama Bulan Puasa Ramadan, Polsek Tanjung Duren Bentuk Satgas & Posko Pengamanan
Dari tiga orang remaja tersebut, salah satunya membawa senjata tajam dan langsung membuang senjata tajam itu ke pinggir jalan pasca berpapasan dengan petugas patroli petugas.
Melihat hal itu, tim patroli polisi yang curiga kemudian melakulan pengejaran.
"Akhirnya Tim Presisi Polrestro Depok berhasil mengejar dan mengamankan ketiga remaja tersebut ke Mapolsek Bojonggede," kata AKP Dwi Susanto.
Baca juga: Bawa Celurit 4 Remaja Diamankan Polisi di Polsek Pondok Gede, Diduga Ingin Melakukan Tawuran
Dari hasil pemeriksaan, para remaja ini dua orang di antaranya masih duduk di bangku SMP dan salah satunya putus sekolah.
Para remaja ini juga tercatat merupakan warga Kecamatan Bojonggede.
"Barang bukti yang disita 1 buah senjata tajam jenis celurit dan 1 unit sepeda motor vario tanpa plat nomor," kata AKP Dwi Susanto.
Kapolsek menjelaskan, pengamanan 3 remaja ini kini tengah dikembangkan guna mengungkap jika masih ada remaja lainnya yang diduga terlibat.
Sebelumnya keberhasilan Polsek Bojonggede dalam mengantisipasi dan menggalkan aksi tawuran mendapat apresiasi dari Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran pun memberikan hadiah berupa satu unit motor trail kepada Kepada Kapolsek Bojonggede, AKP Dwi Susanto, sebagai bentuk apresiasinya.
Seperti diketahui Polsek Bojonggede mampu menggagalkan aksi tawuran beberapa hari belakangan ini.
Didampingi oleh Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, dan para pejabat utama lainnya, Fadil menyerahkan satu unit motor trail kepada Kepada Kapolsek Bojonggede, AKP Dwi Susanto, sebagai bentuk apresiasinya.
"Saya mendengar di Polsek Bojonggede, Kabupaten Bogor, namun masih masuk wilayah hukum Polrestro Depok Polda Metro Jaya, ada keberhasilan pencegahan tawuran," kata Fadil di Polrestro Depok, Pancoran Mas, Selasa (5/4/2022) malam.
"Kami memiliki program 'Ada Polisi' yang bertujuan untuk mencegah terjadinya tawuran yang akhir-akhir ini marak dilakukan oleh kelompok remaja," sambungnya lagi.
Fadil menyebut, keberhasilan Polsek Bojonggede ini suatu kemajuan kepolisian dalam mencegah terjadinya aksi tawuran.
"Dalam melakukan langkah-langkah kepolisian mencegah terjadinya tawuran," jelasnya.
Fadil berujar bahwa motor yang diberikan olehnya diharapkan bisa membantu jajaran Polsek Bojonggede untuk berpatroli.
"Saya ingin memberikan apresiasi kepada Kapolsek Bojonggede yang telah berhasil mencegah tawuran sekaligus menangkap pelaku yang terlibat tawuran," ucap Fadil.
"Pak kapolsek saya ucapkan terima kasih dengan ini saya serahkan satu unit kendaraan bermotor yang akan memperkuat patroli dan mudah-mudahan rekan-rekan yang lain termotivasi," pungkasnya.
Tawuran Kelompok Remaja di Bojonggede
Tawuran antar-kelompok remaja kembali pecah di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, pada Minggu (3/4/2022) dua hari lalu.
Dari kejadian tersebut, seorang remaja dikabarkan harus dilarikan ke rumah sakit akibat menderita luka sabetan senjata tajam.
Dikonfirmasi hal tersebut, Kapolsek Bojonggede, AKP Dwi Susanto, mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat dan mengamankan dua pelakunya.
"Alhamdulillah pelaku dua orang sudah kita amankan sudah aman. Kita tindaklanjuti proses sesuai hukum. Korban luka sabetan senjata tajam," kata Dwi di Polsek Bojonggede, Selasa (5/4/2022).
Lebih lanjut, Dwi mengatakan dua kelompok tersebut memang sengaja mengatur jadwal atau janjian untuk tawuran.
"Memang mereka janjian sengaja mau tawuran. Dari kejadian itu kami sigap dan berhasil mengamankan pelakunya," bebernya.
Dwi mengatakan pihaknya tengah memburu keberadaan terduga pelaku lainnya, yang ikut terlibat dalam tawuran tersebut.
"Pelaku yang kami amankan sudah kami identifikasi, saat ini masih pengembangan ya mas," pungkasnya.
Puluhan Remaja Lagi Asyik Nongkrong di Bojonggede Diangkut Polisi
Kepolsian sektor Bojonggede, Kabupaten Bogor, mengamankan 34 remaja yang hendak tawuran pada Minggu (3/4/2022) dini hari kemarin menjelang waktu sahur.
Baca juga: Kapolsek Palmerah Ajak Remaja Sering Tawuran Dialog dari Hati ke Hati, Berharap Tak Mudah Terpancing
Kapolsek Bojonggede, AKP Dwi Susanto, menuturkan, awalnya pihaknya tengah berpatroli untuk mengantisipasi kegiatan sahur on the road (SOTR) bersama unsur TNI dan juga Kelurahan.
Ketika melintas di Jalan Raya Tonjong, Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojonggede didapati sejumlah remaja yang tengah asyik nongkrong.
“Di situ ketemu sejumlah remaja yang sedang asik nongkrong-nongkrong sambal minum-minum (minuman keras) pada minum. Setelah dicek satu orang kedapatan membawa senjata tajam,” kata Dwi pada wartawan, Senin (4/4/2022).
Di lokasi tersebut, sebanyak 18 remaja pun diamankan dan dibawa ke Mapolsek Bojonggede.
Lanjut Dwi, patroli pun dilanjutkan dan petugas Kembali mengamankan 12 remaja di Desa Rawa Panjang, dan empat remaja lainnya perlintasan rel kereta Bojonggede.
Mereka yang diamankan seluruhnya, terindikasi akan menggelar tawuran dengan kelompok lainnya.
“Iya seperti itu (indikasi tawuran). Makanya saya bubarin semua saya angkut ke kantor. Terdapat senjata tajam kemudian kita data besok pagi orang tua saya panggil semuanya kasih pengarahan,” jelasnya.
“Yang bawa senjata tajam kita tindak lanjuti biar gak ulangi lagi sesuai proses hukum,” timpalnya lagi.
Dwi berujar pihaknya akan terus menggencarkan patrol terlebih di jam-jam rawan kejahatan jalanan, untuk menekan angka kriminalitas terlebih di bulan Ramadan.
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Kendarai Motor Sambil Tenteng Celurit , Tiga Remaja di Bojonggede Ini Ciut Saat Bertemu Polisi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Ilustrasi-penangkapan.jpg)