Kamis, 23 April 2026

Berita Nasional

Gandeng APJII, Cybers Academy Gelar Pelatihan Digital hingga Pedesaan

Gandeng APJII, Cybers Academy Gelar Pelatihan Digital hingga Perdesaan. Berikut Selengkapnya

Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Direktur Cybers Academy Victor Terinathe (kiri) dan Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Muhammad Arif usai penandatanganan MoU. Mereka berkolaborasi guna menyiapkan pelatihan sumber daya manusia (SDM) di bidang digital dan internet hingga ke tingkat perdesaan. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Gandeng Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Cybers Academy mengakselerasi tranformasi digital hingga ke perdesaan.

Kerjasama itu telah tercantum dalam nota kesepahaman (MoU) yang diteken di Jakarta pada Selasa (12/4/2022) lalu.

Direktur Cybers Academy Victor Terinathe mengatakan, kerjasama ini dilakukan untuk menyiapkan pelatihan sumber daya manusia (SDM) di bidang digital dan internet. Pelatihan itu diberikan berbasis online guna menyiapkan SDM internet dan digital hingga ke tingkat desa.

“Setelah pendatanganan ini, kami akan mengadakan webinar dengan tema potensi peluang kerja teknisi jaringan internet ke SMK/SMA maupun pemuda-pemudi desa hingga kalangan kampus,” kata Victor berdasarkan keterangannya, Jumat (15/4/2022).

Victor mengatakan, pihaknya akan menyediakan sistem manajemen pembelajaran, sedangkan APJII memberikan materi melalui APJII Academy. Materi ini dapat digunakan oleh member Cybers Academy maupun oleh member APJII yang berjumlah 700 pengusaha Internet Service Provider di seluruh Indonesia.

Selain itu, kedua pihak akan membuat program bersama untuk sosialisasi dan promosi program infrastruktur digital, terutama dalam penyediaan SDM digital dan internet hingga ke perdesaan. Kerjasama ini akan membantu memenuhi kebutuhan tenaga kerja bagi perusahaan-perusahaan APJII dan menyalurkan SMK/SMA, pemuda-pemudi, dan mahasiswa untuk siap kerja.

“Tujuannya mendukung infrastruktur digital yang sedang dikebut pemerintah pada 2024 dengan target seluruh desa terkoneksi broadband,” ujar Victor.

Menurut dia, kerja sama ini akan semakin memperluas upaya Cybers Academy untuk memberdayakan lulusan SMK/SMA, pemuda-pemudi desa, hingga mahasiwa, agar mampu bersaing di dunia usaha kerja. Di sisi lain, SDM yang dihasilkan akan menyediakan kebutuhan tenaga kerja bagi anggota APJII.

Baca juga: Kasus KTP Ganda, Pengamat Minta Polisi Periksa Crazy Rich Kabupaten Bekasi

Baca juga: Terdengar Megah, Rossa Gaet Andi Rianto Garap Lagu Sekali Ini Saja Milik Mendiang Glenn Fredly

“Cybers Academy menyediakan platform e-learning yang kekinian dengan metode pembelajaran aplikatif yang dibawakan oleh pendidik berkualitas dan akan menghadirkan CEO kelas nasional dari anggota APJII,” jelasnya.

Berdasarkan catatannya, Cybers Academy telah menyediakan 74 pelatihan dengan materi yang unik dan durasi pendek, tetapi mudah diaplikasikan. Selain itu, pelatihan-pelatihan yang ditawarkan Cybers Academy ini bukan sekadar pelatihan biasa.

Dia mengklaim, pelatihan Cybers Academy tidak ada di pendidikan formal, namun sangat berguna bagi dunia kerja. Sebagai contoh pelatihan tentang teknologi Blockchain atau investasi aset Crypto dan NFT, hingga barista dan bisnis kopi kekinian.

Sampai sekarang, Cybers Academy sudah bekerjasama dengan Cybers Global Indonesia dalam menyiapkan digital hub center bernama Warkop Digital yang akan dibangun hingga tingkat kecamatan dan sudah hadir di Bengkulu. Pelatihan duta digital saat ini telah memiliki hampir 1.000 peserta yang mewakili 120 kecamatan di Bengkulu.

“Warkop Digital yang tersebar di 15 kabupaten di 11 provinsi akan mendukung program kerja sama Cybers Academy dan APJII untuk memperluas Pendidikan hingga skala desa, dengan menjadikan warkop digital sebagai digital hub pembelajar offline skala desa,” imbuhnya.

Selain dengan APJII, Cybers Academy juga telah bekerjasama dengan Komite Penyelarasan Teknologi Informasi Komunikasi (KPTIK) yang bergerak di bidang standarisasi SDM dengan anggota yang terdiri dari puluhan asosiasi digital. Pandemi Covid-19 telah membuat masyarakat menyadari bahwa manusia harus beradaptasi dengan perubahan zaman.

Saat ini zaman menuntut orang-orang agar memiliki ide untuk berkembang dan mengambil peluang. Dengan tuntutan tersebut, Cybers Academy menawarkan bagaimana menuangkan ide-ide ke dalam bentuk aplikatif dan bisa dipraktikan. 

“Cybers Academy merupakan salah satu mitra pelatihan Program Kartu Prakerja pemerintah dan saat ini sudah memiliki 23.000 alumni. Kami juga sudah mendampingi talenta muda untuk memulai usaha di bidang kopi, serta layanan digital di Warung Kopi di 34 provinsi seluruh Indonesia,” ungkapnya. (faf)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved