DPRD Kota Bogor

Pembangunan Interior Perpustakaan Daerah Rp 10 M, Komisi I DPRD Kota Bogor Minta Tepat Waktu

Komisi I DPRD Kota Bogor minta tepat waktu. Hal itu disampaikan Komisi I DPRD Kota Bogor untuk awasi pembangunan interior perpusda Rp 10 miliar.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Dok. Humpro DPRD Kota Bogor
Pembangunan Interior Perpustakaan Daerah Rp 10 M, Komisi I DPRD Kota Bogor Minta Tepat Waktu. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR - Pembangunan interior perpustakaan daerah Rp 10 M, Komisi I DPRD Kota Bogor minta tepat waktu.

Komisi I DPRD Kota Bogor Fokus Kawal Pembangunan Perpustakaan Daerah, Jangan Nafsu Belaka

Komisi I DPRD Kota Bogor, menggelar rapat kerja dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus), Rabu (30/3/2022).

Baca juga: Komisi II DPRD Kota Bogor Urai Benang Kusut Perumda Trans Pakuan, Ternyata Bukan Konsorsium

Dalam rapat tersebut, Komisi I fokus menyoroti perihal proyek pembangunan perpustakaan daerah yang berlokasi di gedung eks DPRD Kota Bogor.

Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima, meminta kepada Diarpus untuk menyampaikan laporan pembangunan tahap pertama, yang dijalankan pada 2021 dengan menelan anggaran sebesar Rp13,6 miliar.

Baca juga: Komisi I DPRD Kota Bogor dan BPN Serahkan Sertifikat PTSL, Target Tahun 2022 Ada 12.000 Sertifikat

Menurut Safrudin, laporan tersebut akan digunakan untuk mengevaluasi proses pengerjaan agar pengerjaan di tahun ini bisa tepat waktu dan kualitas bangunan terjaga.

“Tahun ini kan anggaran Rp10 miliar untuk interior, nah kita mau pembangunan tahun ini tepat waktu dan kualitasnya juga terjaga. Untuk itu, kami meminta laporan pembangunan tahun lalu dan akan meninjau lokasi pembangunan untuk memastikan kualitasnya,” kata Safrudin.

Tak hanya itu, Safrudin juga meminta agar pihak Diarpus mempersiapkan semua kebutuhan pasca selesainya pembangunan.

Seperti persiapan anggaran pemeliharaan dan kesiapan untuk mengisi Perpusda seperti buku, arsip dan kegiatan selama setahun.

Baca juga: Ariza Bantah Isu Taufik Dicopot dari Pucuk Pimpinan DPRD DKI karena Doakan Anies Presiden 2024

Sebab, menurut Safrudin, setelah selesai di tahun ini, mulai 2023 nanti, Perpusda harus sudah beroperasi.

Untuk itu, ia meminta agar Diarpus mempersiapkan perhitungan anggaran, karena pada pertengahan tahun ini, DPRD Kota Bogor akan membahas KUA-PPAS untuk tahun anggaran 2023.

“Intinya adalah, kehadiran Perpusda jangan hanya dijadikan nafsu pembangunan belaka. Tetapi juga tetap mengedepankan esensi kehadiran perpustakaan di tengah kota, dengan tujuan mencerdaskan warga,” paparnya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved