Swiss Open
Hari Ini Fajar/Rian dan Jonatan Christie Tanding di Final Swiss Open
Hasil ini juga memastikan, Fajar/Rian kembali ke final pertama kali setelah lebih dari dua tahun tidak pernah merasakan final.
Penulis: Umar Widodo | Editor: Umar Widodo
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Tim bulu tangkis Indonesia menempatkan dua finalis di Swiss Open 2022, yaitu tunggal putra Jonatan Christie dan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Pada pertandingan semifinal yang berlangsung di St Jakobshalle, Basel, Sabtu (26/3/2022) Jonatan Christie mengalahkan wakil India unggulan ketujuh Srikath Kidambi rubber game 18-21 21-7 21-13.
Sedangkan Fajar/Rian mengkandaskan perlawanan ganda putra Malaysia unggulan kedua Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan tiga gim 22-20 13-21 21-8 dalam waktu 51 menit.
Kemenangan Jojo, Fajar/Rian tidak diikuti oleh tunggal putra Anthony Ginting, ganda putra Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati yang kalah dari lawannya.
Anthony Sinisuka Ginting harus terhenti oleh wakil India Prannoy H.S, 19-21, 21-19, 18-21. Pramudya/Yeremia dikalahkan ganda Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin 21-18 21-18.
Sementara pasangan ganda campuran Rehan/Lisa yang diluar dugaan bisa lolos ke semifinal harus mengakui kehebatan Mark Lamsfuss/Isabel Lohau (Jerman) 21-17 21-15.
Balas Dendam Fajar/Rian
Setelah dalam empat pertemuan sebelumnya tidak pernah menang, pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akhirnya menemukan hari untuk balas dendam terhadap pasangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Malaysia.
Pada pertandingan semifinal ganda putra Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dikalahkan dengan tiga gim 22-20 13-21 21-8 dalam waktu 51 menit oleh Fajar/Rian.
Hasil ini juga memastikan, Fajar/Rian kembali ke final pertama kali setelah lebih dari dua tahun tidak pernah merasakan final.
Mereka terakhir kali menembus babak final adalah di Korea Open medio September 2019.
"Pertama-tama mengucap syukur alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar dan tanpa cedera," kata Rian dilansir dari laman resmi PBSI.
"Rasanya pasti senang ya, setelah empat pertemuan kita belum pernah menang sama sekali jadi pas hari ini menang bisa menambah kepercayaan diri kita. Ini juga masuk final pertama setelah lama sekali," sambungnya.
Bermain menyerang dan sabar menjadi kunci kemenangan ganda putra peringkat sembilan dunia itu.
"Gim pertama kita lebih banyak mengadu di bola depan, kita berusaha untuk selalu menyerang lebih dulu. Di gim kedua di angka sembilan sama saya melakukan drive tapi menyangkut di net, setelah itu mereka berbalik percaya diri dan banyak menginisiasi serangan. Kita malah kehilangan fokus," terang Rian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Fajar-AlfianRian-Ardianto.jpg)