Kamis, 16 April 2026

Berita Kabupaten Bogor

Evaluasi Program Samisade 2021, Ade Yasin Minta Kades Segera Selesaikan Laporan Pertanggungjawaban

Evaluasi Program Samisade 2021, Ade Yasin Minta Kades Segera Selesaikan Laporan Pertanggungjawaban. Berikut selengkapnya

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
Bupati Bogor Ade Yasin (ketiga dari kanan) saat meninjau program Samisade di Pamijahan, Kabupaten Bogor, Senin (21/3/2022). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan evaluasi program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) 2021 pada Selasa (22/3/2022).

Bertempat di Aula Setda Kabupaten Bogor di Cibinong, acara ini diikuti oleh Forkopimda, para camat dan kepala desa di Kanupaten Bogor.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan evaluasi program Samisade 2021 ini dilakukan agar pelaksanaan program jadi lebih baik di 2022.

"Kita beri arahan kepada para kepala desa agar jangan main-main dengan APBD," kata Ade pada Selasa (22/3/2022).

Dalam kegiatan ini dilakukan juga evaluasi untuk perbaikan-perbaikan di tahun 2022.

"Samisade ini tidak hanya untuk meningkatkan perekonomian, tetapi juga untuk mengurangi pengangguran," ujarnya.

Karena itu, Ade menegaskan bahwa Samisade ini lebih baik dalam bentuk padat karya.

"Walaupun nanti ada 1-2 orang tim ahli dari luar, tetapi yang kerja orang desa tersebut," paparnya.

Baca juga: Minimalisir Kemacetan, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Selama Pembangunan Underpass Dewi Sartika

Baca juga: Gadis Cantik yang Diduga Dibunuh karena Cinta Segitiga di Bekasi Rupanya Belum Banyak Dikenal Warga

Ade meminta para kepala desa segera menyelesaikan laporan pertanggungjawaban agar mendapatkan dana Samisade tahun 2022.

"Dana Samusade 2022 tidak akan turun kalau pelaporannya tidak selesai," tuturnya.

Dari 414 desa yang menjalankan program Samisade pada 2021 lalu, saat ini baru 39 desa yang telah memasukkan laporan pertanggungjawaban.

"Kalau mereka mau mengajukan lagi buat tahun ini maka laporan tahun lalu harus selesai dulu. Kalau mereka sudah masukkan, kita langsung cairkan," jelas politisi PPP ini.

Saat ini Samisade fokus pada infrastruktur karena  persoalan itu yang banyak dikeluhan masyarakat selama ini.

"Kalau infrastuktur sudah baik, baru kita dialihkan ke program lainnya seperti BUMDes atau pun pemberdayaan ekonomi lainnya," pungkas Ade.

Sebagai informasi, pada tahun 2021 Program Samisade berhasil membangun 637 titik infrastruktur di 414 Desa dengan total anggaran sebesar Rp 372.952.306.619.

Tahun 2022 ini Samisade akan dilanjutkan dengan total anggaran Rp 395.774.927.485 dan menyasar 765 titik di 415 desa.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved