Berita Kabupaten Bogor

Solusikan Kemacetan, Ade Yasin Kolaborasi Unida Dalam Penataan Simpang Ciawi

Hadiri Pelantikan Rektor Universitas Djuanda Bogor, Ade Yasin Ingin Libatkan Unida dalam Penataan Simpang Ciawi

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Kemacetan lalulintas di Simpang Ciawi, Kabupaten Bogor, Kamis (17/3/2022) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIAWI - Bupati Bogor Ade Yasin menghadiri pelantikan Prof.Dr.Suhaidi, SH., MH, sebagai rektor Universitas Djuanda (Unida) periode 2022-2026.

 

Ade berharap rektor baru bisa membawa Universitas Djuanda menjadi lebih baik.

 

"Alhamdulilah, hari ini saya datang ke sini untuk menghadiri pelantikan rektor baru Unida. Mudah-mudahan bisa membawa perubahan yang signifikan," kata Ade, Kamis (17/3/2022).

Ade yakin Prof. Suhaidi akan membawa Unida jadi lebih baik karena kampus ini sudah cukup terkenal.

 

"Unida sudah cukup terkenal dan besar. Saya kira kita butuh rektor baru yang mumpuni. Saya pikir beliau pilihan yang tepat," ujarnya.

 

Sebagai alumni Unida, Ade berharap perguruan tinggi ini bisa menjadi kampus bertaraf global dengan tetap mempertahankan karakter tauhid.

Baca juga: Pemicu Terbakarnya Mobil di Jalan Pakubuwono Terkuak, Pengendara Diduga Mabuk hingga Tabrak Reklame

Baca juga: Rektor Universitas Djuanda, Prof. Suhaidi Ingin Bawa Unida Jadi Kampus Unggul Melalui Kearifan Lokal

"Semoga tetap mempertahankan karakter tauhid dan lulusannya terbaik," tuturnya.

 

Tak hanya itu, Ade juga berharap bisa melibatkan Unida dalam penataan Simpang Ciawi yang tahun ini mulai dikerjakan Kemenhub dan Pemkab Bogor.

 

"Unida ini kan ikon Ciawi, semua orang tahu itu. Jadi penataan Ciawi seharusnya terkoneksi dengan Unida," papar Ade.

 

Terkait hal ini, Ade mengaku sudah membicarakan hal itu dengan Kemenhub dan Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bogor.

 

"Kita akan berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Unida untuk penataan simpan Ciawi. Kita akan minta pendapat mau seperti apa penataan Ciawi ini," ungkap Ade.

 

Untuk jangka pendek, lanjutnya, penataan Simpang Ciawi akan dilakukan dengan penataan pedagang kaki lima (PKL).

 

"Penataan PKL nanti akan dilakukan Jasa Marga karena itu tanah mereka," imbuh Ade.

 

Sementara untuk penataan selanjutnya akan dilakukan oleh Kemenhub karena itu jalan nasional.

 

"Kita akan duduk bersama Kemenhub untuk menyamakan persepsi mau seperti apa nanti penataan itu," tutur Ade.

 

Ade menambahkan penataan ini akan dibarengi dengan pembangunan terminal Ciawi.

 

"Untuk terminal masih dikaji. Kita masih punya lahan di belakang terminal. Sementara Kota Bogor juga ada lahan yang sekarang dipakai buat parkir. Nanti dikaji lokasi mana yang paling bagus dan tidak menimbulkan kemacetan," pungkas Ade.

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved