Berita Depok
Harga LPG 12 Kilogram Naik, Warga Sawangan Ingin Beralih Pakai LPG 3 Kilogram
Harga LPG 12 Kilogram Naik, Banyak Warga Sawangan Ingin Beralih ke LPG 3 Kilogram. Berikut selengkapnya
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SAWANGAN - Harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) 12 kilogram naik sejak akhir Februari lalu.
LPG non subsidi ini dipatok seharga Rp 191.000 per tabung, dari sebelumnya Rp 167.000.
Kenaikan harga LPG 12 kg ini memberatkan konsumen di sejumlah kota.
Bahkan banyak warga di di Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, ingin beralih ke LPG 3 kg.
David, pengecer LPG di Bedahan, mengaku banyak warga yang ingin membeli LPG 3 kg di tokonya.
"Sejak minggu lalu banyak yang tanya dan mau beli," kata David, Selasa (8/3/2022).
Namun dia tidak berani menjual LPG 3 kg yang tersedia di toko karena takut kehabisan stok untuk ditukarkan ke agen.
"Saya tidak mau mau jual. Soalnya harga tabungnya saja sudah mahal sekarang," ujarnya.
Dia mengaku penjualan LPG 3 kg di tokonya cukup laris selama sepekan terakhir.
"Laris banget. Mungkin banyak warga yang beralih ke LPG 3 kg," tutur David.
David menjual LPG 12 kg seharga Rp 195.000 per tabung. Sementara LPG 3 kg Rp 17.000.
Baca juga: Diterpa Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon dan Papan Reklame Tumbang di Kota Depok
Baca juga: Enam Remaja Ditangkap, Polres Metro Depok Kini Buru Sembilan Pengeroyokan Warga Pancoran Mas
"Kalau beli baru tabung gas 3 kg cukup mahal sekarang, bisa mencapai Rp 210.000 per tabung," ungkapnya.
Santi (31), warga Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, mengaku kenaikan LPG 12 kg ini sangat membebani keluarganya.
Apalagi kenaikan harga LPG ini dibarengi dengan kenaikan sejumlah bahan kebutuhan pokok.
"Kemarin minyak goreng langka, lalu daging sapi naik, nah sekarang LPG 12 kg juga ikutan naik. Tambah pusing nih atur pengeluaran bulanan nanti," kata Santi, Selasa (8/3/2022).
Dia menambahkan saat ini sejumlah barang kebutuhan pokok juga sudah mulai naik.
"Mungkin karena jelang Ramadhan kali ya. Cabe naik, terigu juga naik. Apa-apa semuanya naik," ujarnya.
Ibu dua anak ini berharap pemerintah turun tangan mengatasi kenaikan harga-harga ini, termasuk harga LPG
"Iyalah, harus turun tangan tuh. Kalau bisa kasih subsidi biar tidak naik harga LPG," pungkas Santi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Pangkalan-Gas-Serua.jpg)