Beji Depok
Mengenal Mal Rongsok, Pusat Toserba Bekas di Kota Depok
Mulai dari barang elektronik, buku, perlengkapan rumah, patung hingga piringan hitam ada di sini. Tentu, dengan kondisi barang bekas.
Penulis: Alex Suban | Editor: murtopo
Laporan TribunnewsDepok.com, Muhamad Fajar Riyandanu
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Sebuah bangunan yang berdiri di atas lahan di pinggir Jalan Bungur Raya, Kukusan, Beji, Kota Depok terlihat sempit jika diperhatikan dari sisi seberang jalan.
Lokasinya yang dekat dengan jejeran toko bunga membuatnya sering terlewat oleh mata para warga, lebih-lebih jika sedari awal tidak berniat ke lokasi tersebut, kemungkinan besar tempat tersebut otomatis terbaikan oleh sorot mata.
Tempat tersebut adalah Mall Rongsok. Bangunan tiga lantai yang menyimpan beragam barang bekas cum lawas ada di sini.
Mulai dari barang elektronik, buku, perlengkapan rumah, patung hingga piringan hitam ada di sini. Tentu, dengan kondisi barang bekas.
Baca juga: Dorong Pemulihan Sektor Ekraf, Ade Yasin Serahkan Bantuan Kepada 28 Koperasi & Pelaku UMKM
Mall yang didirikan oleh Nurcholis Agi ini sudah ada sejak tahun 2007 silam. Namun, nama 'Mall Rongsok' baru disematkan pada tahun 2010.
Pria yang kerab disapa Agi ini menceritakan, niat awal mendirikan Mall Rongsok sudah ada sejak tahun 1998.
Niat itu timbul karena kegiatan-kegiatan yang ia dilakukan di masa lalu. Sebelumnya, pada tahun 1993, Agi membuka jasa bengkel motor.
Dilanjutkan dengan jasa servis komputer, kemudian jasa bengkel mobil, renovasi rumah, dan studi musik.
Sejumlah kegiatan yang pernah ia jalani meninggalkan banyak barang bekas yang tidak terpakai namun sayang jika dibuang.
Baca juga: Maling Burung Marak di Depok, Setelah Beraksi di Sawangan Kini Terjadi di Sukatani Tapos
"Idenya sejak tahun 1998, tapi untuk mewujudkan mal itukan sulit, Nah saya kumpulin itu barang-barang dari tahun 1998 sampai trus berjalan," kata Agi saat ditemui di lokasi pada Sabtu (19/2/2022), siang.
Lebih lanjut, di akhir tahun 2007, barang bekas miliknya semakin banyak karena dirinya memperoleh borongan besar dari PT. Pertamina.
"Tahun 2007 kami dapat borongan besar dari Pertamina di Plumpang. Jadi 500 meter persegi kantornya surih bongkar di lantai dasar. Semua yang ada di dalamnya dijual. Tak beli, trus bingung naruhnya dimana," sambung Agi.
Saat itu, ia nekat membeli sejumlah barang dengan total 30 truk. Merasa tak punya lahan yang cukup luas, Agi menghubungi kerabatnya untuk meminjam lahan yang digunakan sebagai lokasi penampungan barang tersebut. Lokasi itulah yang nantinya menjadi tempat Mal Rongsok.
Baca juga: Jelang Mogok Produksi pada 21-23 Februari 2022, Produsen Tempe Sudah Tidak Merebus Kedelai
Sebelum di lokasi yang saat ini ditempati, Mal Rongsok berada di sepetak bangunan yang terletak di seberang jalan. Bangunan itu kini telah beralihfungsi menjadi bengkel motor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Mal-Rongsok-tempat-penjualan-barang-bekas-di-Beji-Depok.jpg)