Selasa, 28 April 2026

Kriminalitas

Anggota Brimob yang Dibegal Dibacok Bertubi-tubi oleh Komplotan Garong Meski Sudah Tersungkur

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengungkapkan kronologi pembegalan yang dialami Aipda Edi pada Selasa (15/2/2022).

Editor: murtopo
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan di Polda Metro Jaya 

Anggota Linmas Kelurahan Jatiraden, Sarwono (52) menceritakan detik-detik saat dirinya menolong seorang Anggota Brimob, Aipda Edi Santoso yang menjadi korban begal di Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Selasa (15/2) dini hari tadi.

Ketika itu, Sarwono memang tengah bertugas di wilayah RT 01/08, tak jauh dari lokasi kejadian.

Kala itu waktu menunjukan pukul 02.00 WIB. Rutinitas biasa ia mencoba untuk berkeliling mengontrol keamanan di wilayahnya.

Sarwono sendiri saat itu tak jauh dari jalan raya, ia mendengar ada teriakan minta tolong. Ia pun mencoba menghampir sumber suara itu.

Saat itu terlihat seorang pria tengah berada di pinggir jalan dengan posisi melambaikan tangan untuk meminta pertolongan.

Baca juga: Seorang Anggota Polisi Dibegal di Bekasi, Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi Kota Buru Pelaku

"Kebetulan saya lagi ke jalanan, ada orang minta tolong. Itu mobil pada lewat tidak ada yang menolong, karena mungkin jam 2 malam, orang itu mungkin pada takut," kata Sarwono ditemui, Selasa (15/2/2022).

Mengingat tugasnya sebagai linmas yang harus sigap dalam segala hal, membuat dirinya pun langsung menghampiri pria tersebut yang berteriak minta tolong.

Saat itu juga ia mencoba menghubungi RT setempat, jika ada orang yang minta tolong karena di bacok orang tak dikenal.

Sarwono mengungkapkan, jika saat itu korban dalam posisi duduk berada di pinggir jalan, ia pun juga melihat banyak bercak darah di jalan hingga darah di area punggung korban.

Saat itu juga korban meminta pertolongan untuk di bawa ke Rumah Sakit.

"Nah, terus dia (RT) datang, pas dia datang lagi darahnya lagi ngucur tuh. Dia langsung nempel ditembok minta pertolongan, dia minta dibawa ke rumah sakit," katanya.

Sarwono mengaku sempat akan membawa korban dengan kendaraan roda dua untuk di bawa ke Rumah Sakit.

Namun, saat itu memang kondisinya tidak memungkinkan, sehingga melaporkan kejadian itu langsung ke Polsek Jatisampurna.

"Saat itu langsung dibawa sama Kapolsek Jatisampurna. Saya kurang tahu dibawa ke mana," ujarnya.

Sarwono mengatakan saat menolong korban, ia pun juga tidak mengetahui jika korban terluka akibat dibegal oleh sekelompok orang. Ia baru mengetahui ketika korban meminta pertolongan karena dibacok kawanan begal

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved