Sabtu, 11 April 2026

Virus Corona

Update Covid-19 DKI Jakarta, BOR RS Covid-19 Isolasi Terpakai 60 persen dan ICU 44 persen

Update Covid-19 DKI Jakarta, BOR RS Covid-19 Isolasi Terpakai 60 persen dan ICU 44 persen

Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Ilustrasi- Ketersediaan tempat tidur di rumah sakit 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan kasus covid-19 di Ibu Kota terus bertambah.

Seiring dengan hal tersebut, tingkat  keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit Covid-19 cukup tinggi.

Untuk BOR isolasi Covid-19 sudah mencapai 60 persen, sedangkan ICU 44 persen.

“Update BOR itu tersedia 6.335 terpakai 3.828 sama dengan 60 persen, ICU tersedia 864 terpakai 376 sama juga 44 persen,” ujar Ariza di Balai Kota DKI pada Jumat (11/2/2022) malam.

Ariza mengatakan, pada prinsipnya pemerintah daerah terus memaksimalkan penyediaan sarana dan prasarana penanganan Covid-19.

Mulai dari tempat tidur, laboratorium, tenaga kesehatan, oksigen, obat, vitamin dan sebagainya.

Namun upaya itu bakal berjalan sia-sia apabila masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes) 5M.

Karena itu, masyarakat diwajibkan mematuhi prokes terutama ketika berada di luar rumah karena keperluan mendesak.

Baca juga: Imbau Masyarakat Waspadai Omicron, Ariza: 348 Sekolah di Jakarta Masih Ditutup karena Covid-19

Baca juga: Jakarta Pusat Jadi Wilayah dengan Kasus Covid-19 Tertinggi di Ibu Kota, Ini Penjelasan Wagub DKI

“Warga Jakarta tidak usah khawatir Pemprov DKI akan menyiapkan segalanya sebaik mungkin untuk kepentingan warga Jakarta,” katanya.

Sebagai informasi, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat per Kamis (10/2/2022) jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 5.620 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 86.901 (orang yang masih dirawat/isolasi).

"Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta. Upaya 3T terus digalakkan, selain vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas," ucap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia pada keterangan tertulisnya yang dikutip, Jumat (11/2/2022).

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor Terus Bertambah, 1.232 Orang Warga Terkonfirmasi Positif Omicron

Baca juga: Akui Salah Input Data, Rumah Sakit Brawijaya Minta Maaf karena Nyatakan Jamaludin Positif Covid-19

Dinkes DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 53.535 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 43.363 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 11.090 positif dan 32.273 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes antigen sebanyak 76.321 orang dites, dengan hasil 5.735 positif dan 70.586 negatif.

Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR. 

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved