Sabtu, 11 April 2026

Virus Corona

Waspada Omicron, Jubir Satgas Covid-19 Kota Depok: Nakes Terbatas, Tracing Terhambat

Waspada Omicron, Jubir Satgas Covid-19 Kota Depok: Nakes Terbatas, Tracing Terhambat. Berikut selengkapnya

Penulis: Alex Suban | Editor: Dwi Rizki
TribunnewsDepok.com/Hironimus Rama
Ilustrasi Tenaga Kesehatan 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengaku tingkat tracing atau pelacakan kontak erat kepada kerabat pasien Covid-19 masih rendah.

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Covid-19, Dadang Wihana pada Jumat (11/2/2022).

Dadang menyebut, rendahnya tracing dikarenakan minimnya nakes yang bertugas.

Selain melakukan tracing, nakes mendapat tugas ganda karena harus ikut terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi dan pengawasan warga yang menjalani isomasi mandiri.

"Masih rendah ya, tracing kan terhambat tenaga, karena saat ini nakes kita juga untuk vaksinasi," kata Dadang di Kantor Pemkot Depok.

Guna mengatasi hal tersebut, Pemkot Depok berupaya menambah tim tracer dari lingkup RT dan RW. "Semua akan ditambah tim tracer, testing juga memberdayakan tracer yang ada di RT dan RW," sambungnya.

Ia menambahkan, saat ini ada 115 tenaga kesehatan terpapar Covid-19. Para nakes yang terpapar Covid-19 saat ini sedang dalam pantauan nakes lain.

Baca juga: Pemkot Depok Tetap Berlakukan PTM Terbatas 50 Persen Meski Ratusan Guru & Siswa Terpapar Covid-19

Baca juga: Tuding Tender Lintasan Formula E Tidak Transparan, Politisi PSI: Diduga Ada Upaya Sistematis

Dadang menyebut, satu orang tenaga kesehatan di Kota Depok bisa mengawasi 30 sampai 50 orang yang sedang menjalani isolasi mandiri.

"Mereka memantau kondisi kesehatannya, obatnya. Obat dari puskesmas bagi yang isoman," jelas Dadang

Dadang pun menceritakan, akibat lonjakat kasus Covid-19, para nakes bisa bekerja selama 24 jam, terutama nakes yang ditugaskan di puskesmas untuk mengawasi warga yang melakukan isolasi mandiri.

Tak cukup di situ, nakes juga melakukan tugas tambahan berupa vaksinasi dan tes Swab PCR serta pelayanan kesehatan lainnya.

"Nakes di puskesmas terutama yang terpapar memang sudah mulai tinggi," jelas Dadang.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved