Rabu, 15 April 2026

Pemkot Depok

Kasus Covid-19 Depok Terus Bertambah, Imam Budi Hartono Akan Terus Evaluasi Rencana PTM 100 Persen

Imam Budi Hartono sebut pihaknya akan terus evaluasi pencana pelaksanaan PTM 100 persen. Hal ini lantaran kasus Covid-19 terus bertambah.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: dodi hasanuddin

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SUKMAJAYA - Kasus Covid-19 Depok terus bertambah, Imam Budi Hartono akan Terus evaluasi rencana PTM 100 persen.

Kembali meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Depok turut menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota Depok.

Baca juga: Pemkot Depok Ingin Sampah Jadi Berkah Bukan Musibah, Target Pembuatan Bank Sampah Tahun Ini

Utamanya dalam rangka menyongsong pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen yang sedianya akan dilangsungkan pada Februari 2022 mendatang.

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengatakan, sejauh ini pihaknya masih belum dapat memastikan apakah PTM 100 persen akan ditunda atau tetap dijalankan.

"Nanti akan kami evaluasi terus, kalau memang nantinya terus bertambah maka kami tidak akan melakukan PTM (100 persen). Kita evaluasi nanti ya," paparnya kepada wartawan seusai menghadiri acara Pembuatan Eco Enzym di Taman Merdeka, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jumat (21/1/2022).

Dengan bertambahnya kasus konfirmasi Covid-19 sejak dua minggu terakhir, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PKS Kota Depok meminta masyarakat untuk jangan lalai dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

"Karena ini lagi naik lagi, sekarang makin tajam, kita kan enggak mau kejadian seperti yang Juli dan Agustus, makanya prokes tetap dilakukan. Kedua, bagi yang belum vaksin ya vaksin, untuk yang mau vaksin booster kita siapkan," tuturnya.

Baca juga: PPKM Level 2 Diperpanjang di Depok, Pengunjung Kategori Hijau yang Boleh ke Restoran dan Mal

Berbicara vaksin, jebolan Sarjana Teknik Petrokimia Universitas Indonesia ini mengatakan untuk vaksin booster memang baru dikhususkan bagi warga lanjut usia (lansia) dan hanya diselenggarakan di Rumah Sakit UI (RSUI).

"Nah, bentar lagi mudah-mudahan di (RS) umum akan kita lakukan (vaksin booster bagi lansia)," tandasnya.

Sementara itu, jika ke depannya pertambahan jumlah kasus konfirmasi Covid-19 meningkat, Imam mengaku pihaknya sejauh ini belum memiliki wacana membuka kembali pelayanan karantina bagi pasien Covid-19 di Wisma Makara UI.

"Itu belum ada ya, kami berharap memang Lurah dan Camat menyiapkan rumah-rumah yang dimungkinkan untuk dijadikan tempat untuk isolasi mandiri," katanya.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved