Kriminalitas
Pulang Larut Malam, Wartawan Kompas Gramedia Jadi Korban Begal di Ciracas
Pulang Larut Malam, Wartawan Kompas Gramedia Kena Rampok di Ciracas. Berikut Selengkapnya
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIRACAS - Nasib malang menimpa seorang wartawan Kompas Gramedia, Budi Sam Law Malau.
Dirinya yang pulang larut malam itu menjadi korban perampokan saat melintasi Jalan Supriyadi, Ciracas, Jakarta Timur pada Rabu (5/1/2022) dini hari.
Peristiwa tersebut diungkapkan pria yang akrab disapa Bum itu terjadi ketika dirinya hendak pulang bekerja sekira pukul 01.00 WIB-02.00 WIB.
Dirinya yang menuju rumah orangtuanya di daerah Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur itu merasakan kantuk yang amat sangat.
Lantaran khawatir kecelakaan, dirinya yang hendak mengendarai sepeda motor Yamaha FreeGo itu kemudian menepi, tepatnya di dekat gudang ekspedisi.
“Karena ngantuk, saya niatnya istirahat sebentar lah. Saya parkir dulu biar bisa istirahat,” ucapnya pada Rabu (5/1/2022).
Budi pun memilih istirahat dengan duduk di atas trotoar sembari tetap memakai helm.
Pasalnya, Budi berniat istirahat sebentar memejamkan mata untuk kemudian melanjutkan perjalanan.
Secara tiba-tiba, dirinya merasa ada yang mendorong.
Seketika pikirannya kosong dan tak mengingat lagi apa yang terjadi.
Baca juga: Pelaku Perampokan yang Kasusnya Sempat Ditolak Anggota Pulogadung Pakai Modus Ini Ketika Beraksi
Baca juga: Miris, Niat Berkencan dengan PSK Cantik, AF Justru Jadi Korban Perampokan di Tangsel
“Kayak ada yang dorong pas gue duduk, akhirnya tahu-tahu tidur telentang. Udah gitu nggak ngerti, udah blank aja,” katanya.
Pada pagi harinya sekira pukul 05.00 WIB, Budi sudah dibangunkan oleh seorang satpam.
Ia pun kaget pada saat dibangunkan, motor dan barang berharga lainnya sudah hilang.
“Karena masih pake helm mungkin ya, makanya dibangunin satpam. Karena udah nggak ada juga motor di situ, jadinya dibangunin,” tuturnya.
Apalagi setelah bangun dari tidurnya, Budi juga mendapati kantong celananya sudah keadaan sobek hingga membuat dompet yang berada di dalamnya juga ikut digasak.
“Saya hilang semuanya, dari motor, laptop kantor, handphone sampai dompet isi KTP, SIM, STNK kartu ATM hilang semua,” tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Ilustrasi-Begal.jpg)