Kriminalitas
Bawa Sajam hingga Pukuli Polisi, Sekjen Pemuda Pancasila Berbesar Hati, Minta Maaf untuk Anggotanya
Bawa Sajam hingga Pukuli Polisi, Sekjen Pemuda Pancasila Berbesar Hati, Minta Maaf untuk Anggotanya yang sudah memicu kerusuhan saat unjuk rasa
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Kerusuhan hingga aksi pemukulan anggota Pemuda Pancasila dalam aksi unjuk rasa di DPR beberapa waktu lalu disesalkan banyak pihak.
Tidak terkecuali Sekjen Pemuda Pancasila (PP) Arif Rahman.
Atas hal tersebut, dirinya berbesar hati dan meminta maaf atas kesalahan para anggota Pemuda Pancasila.
Permintaan maaf itu disampaikannya saat diperiksa kepolisian Senin (13/12/2021) di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan.
Arif mengakui bahwa anggotanya cukup emosional karena statemen yang dilayangkan anggota DPR RI Junimart Girsang.
Sebab menurutnya, pernyataan Junimart terkait dengan marwah Ormas tersebut.
Meski begitu kata Arif, pihaknya telah mengimbau agar aksi demonstrasi itu berlangsung damai.
Namun pada akhirnya aksi itu berakhir rusuh hingga beberapa anggota ditahan karena membawa senjata tajam dan mengeroyok anggota polisi.
"Saya secara organisasi mengakui bahwa ada kesalahan dan kami salah karena ada beberapa oknum-oknum kami yang membawa sangkur dan senjata tajam dan melakukan pengeroyokan terhadap pihak kepolisian yaitu AKBP Dermawan Karosekali," jelasnya.
Baca juga: Sekjen Pemuda Pancasila Jalani Pemeriksaan Lima Jam, Dicecar Polisi Soal Instruksi Bawa Sajam
Baca juga: Polisi Cari Dalang yang Disebut Loloskan Rachel Vennya dari Karantina Selain Oknum Petugas Bandara
Atas hal tersebut, Arif mengaku tengah melakukan perbaikan di organisasi tersebut.
Misalnya saja dengan membuat kartu anggota yang berdasarkan barcode dan berdasarkan nomor induk kependudukan (NIK).
"Agar jenjang kami dari jenjang nasional sampai RT/RW atau ranting itu bisa berjalan efektif saat ada komando dari pusat," tuturnya.
Baca juga: Berawal dari MiChat Hingga Berhubungan Intim Sesama Jenis, Pelaku Rencanakan Pembunuhan Adik TNI AL
Baca juga: Pelaku Pembunuhan Adik Anggota TNI AL Penjahat Tulen yang Bolak Balik Penjara Beragam Kasus Pidana
Polisi ungkap pertanyaan yang dilayangkan kepada Sekjen Pemuda Pancasila Arif Rahman. Salah satunya untuk memastikan tak ada intruksi bawa senjata tajam dalam aksi unjuk rasa.
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan Arif Rahman dimintai klarifikasi atas peristiwa unjuk rasa yang berakhir ricuh.
Polisi meminta keterangan terkait 16 anggota Pemuda Pancasila (PP) yang kedapatan membawa senjata tajam saat unjuk rasa di depan Gedung DPR RI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Sekjen-Pemuda-Pancasila-PP-Arif-Rahman.jpg)