Kaleidoskop 2021
Minat Baca Warga Depok Meningkat Selama Pandemi, Rata-rata Habiskan Waktu Membaca 1,46 Jam per Hari
Minat Baca Warga Depok Meningkat Selama Pandemi, Rata-rata Habiskan Waktu Membaca 1 Jam 46 Menit per Hari. BErikut Selengkapnya
Penulis: Alex Suban | Editor: Dwi Rizki
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Depok telah merilis Laporan Minat Baca Kota Depok Tahun 2021.
Kepala Bidang Perpustakaan Diskarpus Kota Depok, Catur Tri Astuti mengatakan setiap tahun kegiatan survei minat baca diselenggarakan mulai tanggal 4 sampai akhir November 2021.
Riset ini diperoleh dari data 600 responden yang terdiri dari sembilan profesi yang berbeda seperi pelajar, mahasiswa, ASN, ibu rumah tangga, pengusaha, dosen, dan profesi lainnya.
Catur menjelaskan, minat baca merupakan keinginan untuk membaca buku.
Sedangkan gemar baca adalah aksi dari kegiatan membaca.
"Minat itukan baru ingin berminat, nah minat itu kunci dari gemar membaca. Dengan membuka kunci, kemudian kita membuka pintu menjadi gemar baca. Kegemaran membaca dapat menambah durasi frekuensi membaca buku setiap harinya," kata Catur saat ditemui di Perpustakaan Umum Kota Depok pada Kamis (9/12/2021).
Menurut Laporan tersebut, skor gemar baca dinilai dari tiga indikator utama, yakni frekuensi aktivitas membaca per minggu, durasi membaca dalam sehari, dan jumlah bacaan yang dibaca per tiga bulan.
Dalam aspek frekuensi aktivitas membaca per minggu, diketahui sebagian besar responden rata-rata melakukan aktivitas membaca sebanyak 1-2 kali per minggu.
Baca juga: Buntut Ridwan Kamil Tolak Rekomendasi Ade Yasin Soal UMK Bogor, Buruh Kembali Turun ke Jalan
Baca juga: Driver Ojol Kembali Jadi Korban, Kali Ini Menimpa IA yang Tewas dengan Luka Tusuk di Cempaka Putih
Selanjutnya, dari durasi membaca dalam sehari, diperoleh penjelasan bahwa mayoritas responden menghabiskan waktu membaca selama 1 jam 46 menit per hari atau 12 jam 36 menit per minggu.
Sebagai pembanding, dalam penelitian bertajuk Reading Habit Around The World (2018), Indonesia menempati urutan ke-16 pada indikator membaca dengan lama waktu membaca 6 jam per minggu atau 51,42 menit per hari.
Lebih lanjut, urutan pertama ditempati oleh negara India dengan lama waktu membaca selama 10 jam 42 menit per minggu atau 1 jam 32 menit per hari.
Di posisi nomor dua ada negara Thailand dengan lama waktu membaca selama 9 jam 24 menit.
Kemudian di tempat ketiga ada negara China dengan lama waktu membaca selama 8 jam per minggu.
Kembali ke indikator utama dalam penilaian skor gemar baca, mayoritas responden di Kota Depok menamatkan 2 bahan bacaan per minggu.
Adapun jenis bahan bacaan yang diminati oleh responden yakni sastra seperti novel, cerpen, dan lain-lain dengan persentase 53,5 persen. Sementara, pada posisi kedua dan ketiga yakni buku agama 32,3 persen dan kesenian 31,5 persen.
"Kebanyakan fiksi seperti novel. Kalau pengetahuan umum kurang diminati mungkin membaca novel itu lebih menarik, karena tentang kehidupan seseorang ataupun ada di masyarakat yang tertuang di novel itu," jelas Catur. (m29)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Kepala-Bidang-Perpustakaan-Diskarpus-Kota-Depok-Catur-Tri-Astuti.jpg)