Jumat, 10 April 2026

Berita UI

Dokter-Djawa School Cikal Bakal Lahirnya Universitas Indonesia

Cikal bakal Universitas Indonesia dalam sejarah awalnya adalah bernama Dokter-Djawa School.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: murtopo
TribunnewsDepok.com/Mochammad Dipa
Gedung Rektorat Universitas Indonesia. 

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, Mochammad Dipa

TRIBUNNEWSDEPOK.COM - Bagi warga Depok, siapa yang tak kenal Universitas Indonesia?

Perguruan tinggi negeri ini juga menjadi incaran banyak calon mahasiswa dari seluruh penjuru Indonesia.

Tapi tahukah Anda, bahwa cikal bakal Universitas Indonesia dalam sejarah awalnya adalah bernama Dokter-Djawa School.

Seperti dilansir laman resmi Universitas Indonesia, Senin (22/11/2021), Dokter-Djawa School merupakan sekolah tinggi ilmu kesehatan, khususnya ilmu kedokteran yang didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1849.

Nama Dokter-Djawa School diresmikan pada Januari 1851.

Baca juga: Sosok Yoki Yulizar Dekan FMIPA UI yang Terkenal dengan Ilmu Material dan Teknologi Rekayasa

Di akhir abad 19, tepatnya di tahun 1898, nama Dokter-Djawa School berubah menjadi School tot Opleiding van Indische Artsen (School of Medicine for Indigenous Doctors) atau dikenal juga sebagai STOVIA.

Selama 75 tahun STOVIA berfungsi sebagai tempat pendidikan terbaik untuk calon dokter di Indonesia, sebelum ditutup pada 1927.

Namun demikian, sebuah Sekolah Kedokteran kemudian dibangun bersama dengan empat sekolah tinggi lain di beberapa kota di Jawa.

Sekolah tinggi tersebut adalah Technische Hoogeschool te Bandoeng (Fakultas Teknik) yang berdiri di Bandung pada 1920, Recht Hoogeschool (Fakultas Hukum) di Batavia pada 1924, Faculteit der Letteren en Wijsbegeerte (Fakultas Sastra dan Kemanusiaan) di Batavia pada 1940, dan setahun kemudian dibangunlah Faculteit van Landbouwweteschap (Fakultas Pertanian) di Bogor.

Baca juga: Prof. Yoki Yulizar Dekan FMIPA UI 2021-2025, Janji Lakukan Pembenahan

Lima sekolah tinggi tersebut merupakan pilar dalam menciptakan the Nood-universiteit (Universitas Darurat), yang dibangun pada tahun 1946.

Memasuki zaman kemerdekaan (1947-1960an), Nood-universiteit berganti nama menjadi Universiteit van Indonesië pada tahun 1947 dan berpusat di Jakarta.

Universiteit van Indonesië kemudian disatukan menjadi “Universiteit Indonesia” pada 1950. Universitas ini mempunyai Fakultas Kedokteran, Hukum, Sastra dan Filsafat di Jakarta, Fakultas Teknik terletak di Bandung, Fakultas Pertanian di Bogor, Fakultas Kedokteran Gigi di Surabaya, serta Fakultas Ekonomi ada di Makasar.

Fakultas-fakultas yang berada di luar Jakarta kemudian berkembang menjadi universitas-universitas terpisah di antara tahun 1954-1963.

Baca juga: Fakta Sejarah Universitas Indonesia, Tak Pernah Ada Pengesahan Lambang Makara Hingga Jaket Kuning

Universitas Indonesia (UI) di Jakarta mempunyai kampus di Salemba dan terdiri dari beberapa Fakultas seperti: Kedokteran, Kedokteran Gigi, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Sastra, Hukum, Ekonomi, dan Tehnik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved