Citayam Depok

Jalan Raya Pabuaran Bojonggede yang Selama Ini Penuh Lubang Akhirnya Diperbaiki

Selama hampir dua tahun jalan yang menghubungkan Depok dengan Bojonggede dibiarkan rusak tanpa upaya perbaikan.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
Jalan Raya Pabuaran, tepatnya di kawasan Pintu Air Citayam, Kecamatan Bojonggede, akhirnya diperbaiki. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOJONGGEDE -  Jalan Raya Pabuaran, tepatnya di kawasan Pintu Air Citayam, Kecamatan Bojonggede, akhirnya diperbaiki.

Selama hampir dua tahun jalan yang menghubungkan Depok dengan Bojonggede dibiarkan rusak tanpa upaya perbaikan.

Pantauan Tribunnewsdepok.com, Senin (22/11/2021), perbaikan jalan ini dimulai dari pintu air dengan cara betonsisasi sepanjang kurang lebih 100 meter.

Sisi bagian kiri jalan dari arah Depok saat ini sedang dalam proses betonisasi sehingga hanya separuhnya saja yang dipakai pengguna jalan.

Baca juga: Perbaikan Jalan Raya Pasir Putih Hampir Rampung, Warga Berharap Kuat dan Tahan Lama

Hal ini menimbulkan kemacetan panjang di jalan ini karena dilakukan buka tutup jalan.

Aria (30), warga yang tinggal di lokasi proyek, mengatakan jalan ini mulai diperbaiki pekan lalu.

"Materialnya sudah dari pekan lalu diangkut ke sini. Akhir pekan kemarin baru mulai cor," kata Ario, Senin (22/11/2021).

Dia mengaku senang karena jalan ini akhirnya diperbaiki setelah sekian lama dibiarkan rusak.

"Ini sudah hampir dua tahun rusak parah. Baru kali ini diperbaiki," paparnya.

Baca juga: Tanah Proyek Jalan Bojonggede-Kemang Dicuri Orang, Pemkab Bogor Belum Putuskan untuk Lapor Polisi

Ario menambahkan jalan ini memang harus segera dibetulkan karena memang sangat mengganggu kenyamanan berkendara.

"Kalau bawa motor atau mobil pasti tidak nyaman. Banyak yang jatuh di kubangan sepanjang jalan ini kalau lagi hujan," tuturnya.

Baca juga: Pembangunan Ruang Terbuka Publik di Bojonggede Hampir Rampung, Ini Harapan Warga

Dia berharap perbaikan jalan ini tidak dilakukan tambal sulam agar tidak cepat rusak.

"Sebaiknya sih perbaikan total. Kalau tambal sulam, pasti tidak lama. Bagian di sininya diperbaiki, terus bagian sananya rusak. Sama aja kalau gitu," pungkasnya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved