Kamis, 30 April 2026

Kabar duka

Imelda Wigoena Kenang Perjuangan Verawaty Fajrin Saat Berlatih di Bukit Senayan

Saat turun di ganda, duet Imelda dan Verawaty di antaranya menghasilkan Medali Emas Asian Games 1978 dan Juara All England 1979.

Tayang:
Editor: murtopo
Dok.Broto Happy
Verawaty Fajrin bersama Imelda Wigoena saat menerima penghargaan Lifetime Achievement dari Candra Wijaya beberapa waktu yang lalu di Jakarta 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTAImelda Wigoena tak pernah bisa melupakan kenangannya bersama Verawaty Fajrin yang kini telah berpulang ke pangkuan Sang Pencipta.

Salah satu kenangan yang tak bisa dilupakan yakni saat dirinya bersama Verawaty menjalani latihan di area taman Senayan, di sana ada gundukan tanah yang menyerupai seperti bukit dan kerap dijadikan latihan fisik atlet-atlet Indonesia.

“Waktu itu ada pelatih fisik, Pak Tahir namanya. Dia itu memang bisa bangkitkan semangat atlet. Saya ingat waktu lari di bukit Senayan naik-turun, itu si Vera di belakangnya ada Pak Tahir sambil bawa ranting pohon, kalau lambat dicambuk supaya larinya cepat,” kenang Imelda kepada Tribunnews, Minggu (21/11/2021).

“Nah dari situ daripada kena cambuk si Vera latihannya jadi semangat banget, dia lari cepat,” sambungnya.

Baca juga: Legenda Bulu Tangkis Indonesia Verawaty Fadjriin Tutup Usia, Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

Dari kenangan itu pula, Imelda menilai bahwa Verawaty mempunyai semangat tinggi dan tak mau kalah.

Hal itu terbukti dari penampilan Verawaty yang kerap mengharumkan Indonesia baik saat tampil di tunggal maupun ganda putri,

Saat turun di ganda, duet Imelda dan Verawaty menghasilkan juara Belanda Terbuka 1977, juara Denmark Terbuka 1979, Medali Emas Asian Games 1978, Juara All England 1979, Kanada Open 1979 dan finalis juara dunia 1980.

“Waktu di latihan memang kelihatan banget dia seperti itu, tidak mau kalah sehingga terbawa ke pertandingan. Makanya dia selalu diandalkan kalau main di beregu,” kata Imelda.

Baca juga: Turnamen Bulu Tangkis Indonesia Open dan Indonesia Masters 2021 Bakal Digelar di Bali November Ini

“Saya harap atlet Indonesia juga mencontoh jiwa tak mau kalah dari Vera. Jadi bukan mau menang saja, tapi juga ada rasa tak mau kalahnya,” harap Imelda.

Kini, Verawaty telah berpulang. Hanya kenangan dan pesan dari sang legenda yang tak pernah dilupakan Imelda.

Verawaty Fadjriin telah berpulang dengan tenang di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta, Minggu, 21 November 2021, pukul 06.58 WIB.

Mantan pemain yang sarat prestasi besar ini berpulang dalam usia 64 tahun setelah sempat menjalani perawatan akibat sakit kanker paru-paru.

Rencananya, jenazah sang legenda akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan, Minggu siang ini.

Liang lahat disiapkan oleh mantan pebulu tangkis putri Erma Sulistianingsih

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved