Selasa, 14 April 2026

Kabar Artis

Tembus Pasar Indonesia, All About Life Usung 3 Bahasa Dalam Lagu Moris

Di bawah naungan label SRN Entertaimen, A2L baru saja menyelesaikan proses syuting video klip untuk lagu Moris yang berarti Hidup. 

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
istimewa
Grup musik All About Life alias A2L 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Grup musik All About Life alias A2L semakin serius menembus industri musik Indonesia, lewat single pamungkasnya bertajuk Moris. 

Di bawah naungan label SRN Entertaimen, A2L baru saja menyelesaikan proses syuting video klip untuk lagu Moris yang berarti Hidup. 

Gerson, Bianco, Dobzie, Ahok dan Delio akan tampil dengan bernyanyi dan bermain gitar, rupanya menyiapkan dengan matang lagu Moris atau Hidup ini. 

"Pastinya kami kemas dengan bagis, menarik, dan sangat enak didengar," kata Dobzie ketika ditemui di kawasan Srengseng, Jakarta Barat, belum lama ini. 

Baca juga: Bertahan Ditengah Pandemi, Ade Fitrie Kirana Akui Berinovasi dalam Bisnis

Dobzie menambahkan, begitu matang mempersiapkan lagu tersebut, A2L sampai menyiapkan tiga bahasa agar bisa menarik pendengar diseluruh dunia. 

"Ada tiga bahasa di lagu kami, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, sama bahasa tetunnya. Jadi buat lebih universal semua orang bisa menerima musiknya," ucapnya. 

Bianco mengakui bahwa bahasa Tetun nantinya akan menjadi ciri khas dari All About Life selama bermusik di industri Indonesia, karena mereka sadar banyak sekali grup yang sama seperti mereka. 

"Karena kami grup yang suka mix bahasa di dalam musik kita. Jadi kita pernah membuat lagu yabg ada bahasa Portugisnya, Inggrisnya, dan sekarang kita combine dengan Indonesia," jelas Bianco. 

Dobzie mengatakan bahwa lagu Moris atau Hidup adalah karya perdana grup yang berasal dari Timor Leste itu bersama SRN Entertaiment. Mereka beruntung label tidak membatasi mereka dalam membuat karya. 

Baca juga: Bertahan Ditengah Pandemi, Ade Fitrie Kirana Akui Berinovasi dalam Bisnis

"Mereka ingin kami membawa warna kami sendiri, bermusik dengan warna kami sendiri, dengan iringan kami sendiri. Mereka tidak memaksakan atau merubah sesuatu yang pasti," jelas Dobzie. 

"Mereka lebih memberikan kebebasan untuk membuat musik dengan cara dan warna kami sendiri," tambahnya. 

Akan memberikan warna dalam setiap karyanya, dikarenakan All About Life merasa tidak mudah bagi mereka menembus pasar musik Indonesia. 

"Pastinya susah banget menembus pasar Indonesia. Tapi kami masih di tahap belajar jadi kami mulai dari nol. Semoga musiknya bisa menghibur dan memotivasi," ujar Dobzie. (Arie Puji Waluyo/ARI)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved