Kota Bogor

Bis Kita Trans Pakuan Resmi Meluncur, Ini Tanggapan Warga Bogor

Peluncuran Bis Kita Trans Pakuan ini merupakan upaya pembenahan transportasi di Kota Bogor melalui sistem konversi dimana 3 angkot menjadi 1 bus.

Hironimus Rama
Budi, warga Tanah Baru, Bogor Utara 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR - Pemerintah Kota Bogor melakukan soft launching Bis Kita Trans Pakuan pada Selasa (2/11/2021).

Peluncuran Bis Kita Trans Pakuan ini merupakan upaya pembenahan transportasi di Kota Bogor melalui sistem konversi dimana 3 angkot menjadi 1 bus.

"Program ini tidak saja untuk mengurangi jumlah angkutan perkotaan tapi juga memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi warga," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor Eko Prabowo, Selasa (2/11/2021).

Pada tahap awal, Pemkot Bogor akan mendatangkan 49 bis Trans Pakuan untuk menggantikan 147 angkot di Kota Bogor.

Baca juga: Bis Kita Trans Pakuan Resmi Mengaspal, Gratis Hingga Akhir Tahun 2021

Kehadiran moda transportasi massal ini mendapat sambutan antusias dari warga Kota Bogor.

Budi, warga Tanah Baru, Bogor Utara, mengatakan Bis Kita Trans Pakuan ini memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Kota Bogor.

"Ini luar biasa. Kita tahu Bogor selama ini dijuluki Kota Sejuta Angkot sehingga membuat warga tidak nyaman karena kemacetan," ujarnya.

Dengan adanya Bis Kita Trans Pakuan ini maka penumpang akan merasa aman dan nyaman.

"Tadi saya sudah coba. Nyaman banget dengan AC yang dingin. Saya yakin warga Kota Bogor akan berbondong-bondong mencobanya," tutur Budi.

Baca juga: Yakin dengan Frislly Herlind, Jordi Onsu: Jangan Pacari Anak Indigo Jika Tidak Kuat Mental

Menurut dia, bis ini akan mengubah kebiasaan warga Bogor menjadi lebih tertib.

"Kalau biasanya nunggu angkot di pinggir jalan, nanti berpindah ke halte," ujarnya.

Dia berharap warga Bogor lebih tertib menjaga dan merawat transportasi publik ini.

"Kalau bisa jangan kotor dan makan dalam bis," paparnya.

Budi juga berharap semakin banyak fasilitas transportasi publik seperti ini di Kota Bogor.

"Semoga tidak hanya di dalam kota, tetapi juga menjangkau wilayah perbatasan sehingga bisa mengatasi kemacetan," pungkasnya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved